7 Manfaat Origami untuk Tumbuh Kembang Anak

Senin, 18 Juli 2022 | 00:01:00

Zulfah Ariyani

Penulis : Zulfah Ariyani

7 Manfaat Origami Untuk Tumbuh Kembang Anak

Ilustrasi Anak Melipat Origami. (Special)

Ladiestory.id - Origami merupakan seni melipat kertas yang berasal dari Jepang. Dengan menggunakan teknik origami, maka selembar kertas yang sederhana dapat diubah menjadi beberapa bentuk seperti burung hingga bunga. Origami dapat berupa objek sederhana yang hanya perlu dilipat untuk membuatnya. Namun, bisa juga berupa sebuah objek yang lebih kompleks dengan disertai teknik menggunting maupun merekatkan untuk menghasilkan objek yang diinginkan.

Origami biasanya diperkenalkan sebagai sebuah kesenian di sekolah TK, SD, SMP, maupun SMA. Selain itu, origami juga bisa Kamu pelajari sendiri. Di samping dapat menghasilkan suatu karya yang unik, origami ternyata juga memiliki manfaat yang bagus untuk mendukung tumbuh kembang sang buah hati. Ladiestory.id telah merangkum manfaat origami bagi anak, simak yuk!

Mengasah Kemampuan Motorik

Ilustrasi Anak Melipat Origami. (Special)

Kemampuan motorik halus anak dapat diasah dengan membuat origami. Origami membuat anak menggerakkan jari tangannya untuk membuat suatu objek. Dengan sering melakukan latihan membuat origami, maka jari-jari anak akan lebih luwes dan terampil membentuk suatu objek. Motorik halus perlu diasah sedari dini karena hal ini dapat bermanfaat untuk kehidupan anak di masa mendatang. Motorik halus juga merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan orang tua dalam masa tumbuh kembang anak.

Meningkatkan Fokus Anak

Ilustrasi Anak Melipat Origami. (Special)

Manfaat selanjutnya dari origami adalah untuk meningkatkan fokus anak. Seperti diketahui, bahwa fokus anak usia dini belum sepenuhnya bisa mencapai 100 persen. Namun, dengan permainan origami, anak akan dilatih untuk lebih fokus, sehingga akan dihasilkan sebuah objek yang diinginkan. Dengan membuat origami, anak akan duduk tenang dan fokus untuk membuat objek dari kertas. 

Melatih Kesabaran

Ilustrasi Anak Melipat Origami. (Special)

Origami merupakan sebuah teknik yang membutuhkan kesabaran dan juga ketekunan. Anak bisa dilatih untuk menjadi lebih sabar dan tekun dengan membuat origami. Dalam proses pembuatan origami, anak akan berusaha mencoba untuk membuat objek yang diinginkan. Anak akan melalui tahapan demi tahapan agar selembar kertas tersebut bisa berubah wujud menjadi objek yang diinginkan. Jika anak gagal membuatnya, maka ia akan mencoba kembali secara berulang hingga berhasil.

Ilustrasi Anak Melipat Origami. (Special)

Manfaat selanjutnya yang dimiliki oleh origami adalah dapat menumbuhkan kreativitas anak. Pada awalnya, anak mungkin akan membuat origami sesuai dengan petunjuk yang ada. Namun, lama-kelamaan anak akan berpikir kreatif untuk membuat suatu objek dari selembar kertas. Selain itu, anak juga bisa membuat objek dengan perspektif yang berbeda-beda sesuai dengan imajinasi anak.

Meningkatkan Kebahagiaan Anak

Ilustrasi Anak Melipat Origami. (Special)

Anak bisa dengan bebas berimajinasi tentang objek yang akan dibuat dari selembar kertas tersebut. Hal ini akan membuat anak bahagia ketika sebuah objek yang ada dalam imajinasinya berhasil direalisasikan. Selain itu, selama proses pembuatan origami, anak akan merasa tenang dan santai dalam membuatnya. 

Meningkatkan Kemampuan Kognitif

Ilustrasi Anak Melipat Origami. (Special)

Selain mengasah kemampuan motorik halus, origami juga dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak. Pada ujung jari anak terdapat saraf perifer yang merupakan otak kedua. Sehingga, dengan membuat origami yang melibatkan pergerakan jari-jari, anak dapat membantu melatih otak anak dan juga meningkatkan kemampuan kognitif anak.

Meningkatkan Kemampuan Problem Solving

Ilustrasi Anak Melipat Origami. (Special)

Kemampuan pemecahan suatu masalah bisa dilatih sejak usia dini. Dengan mengajak anak untuk membuat origami, hal itu juga dapat melatih kemampuan problem solving pada anak. Anak akan berpikir bagaimana cara membuat suatu objek dari selembar kertas sesuai dengan petunjuk yang ada. Dampingi anak ketika berusaha untuk membuat origami sehingga anak akan lebih mudah memahami petunjuk yang ada.

s