Menkes Budi Gunadi Tanggapi Soal Es Teh Indonesia yang Dinilai Terlalu Manis

Rabu, 28 September 2022 | 10:30:00

Menkes Budi Gunadi Tanggapi Soal Es Teh Indonesia Yang Dinilai Terlalu Manis

Menkes Budi Gunadi (special)

Ladiestory.id - Es Teh Indonesia menjadi perbincangan hangat karena kandungan gula mereka dianggap terlalu tinggi. Menanggapi isu tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin angkat bicara perihal minuman manis Es Teh Indonesia yang dinilai dapat menyebabkan diabetes.

Diabetes adalah kondisi di mana gula darah yang seharusnya diolah menjadi energi dalam tubuh, tetapi tidak terbakar dengan baik. Alhasil, gula darah menumpuk di dalam aliran darah. Apabila dibiarkan secara terus-menerus, kondisi tersebut dapat menyebabkan peredaran darah dalam tubuh menjadi terganggu. Imbasnya, kerusakan organ pun dapat terjadi.

"Diabetes ini adalah mother of all diseases. Jadi kalau diabetesnya lama dia bisa menjadi penyebab penyakit ginjal, cuci darah, stroke, jantung, dan banyak penyakit tidak menular lainnya," ucap Menkes Budi di Kompleks Gedung DPR RI, Senin (26/9/2022).

Menkes Budi sendiri belum memahami perkara tentang Es Teh Indonesia lebih jauh. Tetapi, ia mewanti-wanti masyarakat Indonesia agar waspada terhadap penyakit diabetes. Pasalnya, angka kasus diabetes di tanar air terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun.

"Terakhir apa yang saya lihat 13 persen dari penduduk indonesia itu diabetes," ungkapnya. 

Maka dari itu, Menkes Budi kembali mengingatkan agar masyarakat mengurangi jumlah konsumsi gula, termasuk gula dalam minuman manis. Dia mengatakan, hal ini sebaiknya dilakukan untuk masa depan diri sendiri dan anak-anak.

"Jadi kalau saya bilang secara umum memang harus dikurangi, konsumsi gula. Rakyat Indonesia tuh berlebihan minum gula in whatever way. Jadi, semua minuman-minuman, semua makanan yang banyak gulanya kita kurangi lah dari sekarang demi masa depan kita juga dan anak anak kita," jelasnya.

Kementerian Kesehatan sendiri telah menetapkan aturan pembatasan gula dalam minuman kemasan. Peraturan ini tertuang  dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 30 Tahun 2013. Kemenkes menganjurkan konsumsi gula per hari adalah 10 persen dari total energi (200kkal). Jumlah tersebut sebanding dengan empat sendok makan atau 50 gram gula per orang per hari.