Kenalan dengan Sayur Turubuk, Tumbuhan Mirip Tebu yang Lezat

Jumat, 8 Oktober 2021 | 00:01:00

Prisca Devina

Penulis : Prisca Devina

Kenalan dengan Sayur Turubuk, Tumbuhan Mirip Tebu yang Lezat

Foto: travel.kompas

Ladistory.id - Indonesia dikenal sebagai negara maritim yang kaya dengan berbagai hasil pertanian. Ada berbagai macam tumbuhan dan rempah-rempah yang ada di negara dengan 6 pulau dan 34 provinsi ini.

Salah satu tumbuhan yang sempat heboh dibicarakan adalah sayur turubuk. Dalam sebuah Workshop Pemetaan Partisipatif dengan drone yang dihadiri masyarakat dari berbagai peserta dari Banyumas, Cilacap, dan Pemalang mencoba salah satu kuliner asal  Sidamulih.

Salah satu peserta bernama Sukarni (30) merasa penasaran dengan makanan unik. Sayur turubuk memiliki nama latin Saccharum edule Hasskarl, saat dinikmati, nampak sulit untuk mengidentifikasi rasa sayuran itu. Namun, ketika dilihat sayur turubuk terlihat menggoda selera dengan sensasi luar biasa saat dimakan sensasinya luar biasa. 

Perngertian Sayur Terubuk

budaya-indonesia

Secara umum, turubuk adalah jenis sayuran yang berasal dari tumbuhan seperti tebu. Tidak semua bagian dari turubuk dapat dapat dikonsumsi.

Kita hanya perlu memakan bagian bunga yang terbungkus oleh pelepah daun. Kandungan dari turubuk mengandung nutrisi dan zat-zat yang baik untuk tubuh. Tidak hanya itu, turubuk memiliki kandungan mineral yang cukup tinggi yaitu kalsium, fosfor,  karbohidrat dan zat besi yang cukup tinggi.

Jika ingin menanam turubuk, lebih baik di daerah pegunungan dikarenakan tanaman ini mudah dibudidayakan karena tidak memerlukan banyak air. Selain itu, Turubuk dapat diolah menjadi berbagai jenis makanan seperti perkedel, sayur lodeh, sayur asem, turubuk bakar, bahkan dimakan mentah.

Terubuk, Tanaman Asli dari Desa Sidamulih

Food: food.detik

Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis memang terkenal sebagai ladang pada budidaya turubuk. Para petani turubuk biasanya menjual hasil panennya ke tengkulak yang kemudian menjualnya ke pasar-pasar tradisional di sekitar Kecamatan Pamarican dan Banjar Patroman.

Tapi ada beberapa pembeli bisa langsung membeli turubuk kepada petani di Desa Sidamulih. Namun ada cerita lain dari daerah Karawang dengan sayur turubuk, mereka lebih suka memakannya sebagai lalapan.

Biasanya, masyarakat Karawang mencocolnya dengan sambal dan dinikmati bersama lauk pauk lain dan nasi hangat. Terlihat sangat nikmat jika dibayangkan.

Sedang kreasi lain dari sebagian masyarakat adalah memanggang turubuk dalam kondisi kulit masih tertutup sebelum menyantapnya sebagai lalapan. Selain itu, ada yang memasak menjadi sayur lodeh yang dipadukan dengan campuran  telur lalu digoreng dan dijadikan sebagai lauk.

Penyebaran Terubuk pada Berbagai Wilayah di Indonesia

Foto: travel.kompas

Turubuk banyak ditemui di Loji, Karawang, tapi turubuk pun biasanya dijual ke Jakarta atau Bogor. Namun, beberapa masyarakat Bogor dan Jakarta sering menjadikan turubuk sebagai sayur lodeh dan pepes yang dicampur dengan ikan atau ayam.

Turubuk bisa ditemui di Jawa dan Purwakarta. Di Jawa, Turubuk sering disebut sayur lilit, sedangkan di Purwakarta namanya tetap sama yaitu turubuk. Harga turubuk pada musim panas sedikit mahal sekitar Rp150.000 per ikat. Tapi ketika musim hujan satu ikat hanya sekitar Rp40.000.

Demikian ulasan tentang sayur turubuk yang lezat. Tertarik mencoba sayur turubuk?

Berita Terkait