Power Of Two

Jumat, 1 Oktober 2021 | 13:50:00

Silvia Basuki

Silvia Basuki

Couple Counsellor

In-House Meditation Practitioner The Golden Space Indonesia

Power Of Two

Foto: Ladiestory.id

Ladiestory.id - Dalam menjalin sebuah hubungan pasti ada yang namanya masalah. Saat dirundung masalah, tak sedikit orang yang mengungkapkan keburukan dari pasangannya.

Padahal, mungkin ada beberapa hal-hal positif yang dapat diapresiasi dari pasangan. Sebelum, lanjut ke pembahasan selanjutnya, apakah Anda memiliki hal-hal positif yang bisa diapresiasi dari pasangan, baik pasangan yang sekarang atau pun mungkin mantan?

Hubungan adalah Cerminan Diri

Foto: Ladiestory.id

Sebuah hubungan merupakan cerminan dari seseorang. Relationship atau hubungan bisa saja dengan siapa pun, baik itu pasangan, keluarga, atau teman. Bahkan ada sebuah pepatah mengatakan, “relationship are our mirror”.

Untuk itu, kita tidak dapat mengharapkan seseorang berubah tanpa adanya perubahan dalam diri kita sendiri. Jika Anda ingin agar partner atau pasangan Anda berubah, Anda harus bisa menunjukkan contoh adanya kesadaran diri untuk berubah.

Pasangan yang saling mau berubah menjadi pribadi yang lebih positif dapat membuat hubungan pasangan yang saling belajar dan tumbuh bersama, saling dukung dan lebih sadar dengan relasi pasangan.

Pertengkaran dalam sebuah hubungan seakan tidak ada gunanya. Sebenarnya untuk apa sih berantem itu? Anda harus memahami terlebih dahulu penyebab atau alasan dari pertengkaran dalam hubungan tersebut.

Foto: Ladiestory.id

Anda harus tahu, apakah pertengkaran Anda karena pasangan kurang pengertian, tidak sesuai dengan ekspektasi, atau mungkin karena perbedaan persepsi. Pertengkaran yang terjadi membuat pasangan gagal untuk terhubung secara emosional.

Dalam sebuah hubungan, tentu adanya "give and take" di antara pasangan. Akan tetapi kita juga harus bisa untuk menerima keadaan pasangan tanpa menuntutnya untuk banyak berubah.

Hal Penting dalam Hubungan

Ada beberapa hal yang dapat merekatkan hubungan antara pasangan yang sebaiknya diketahui oleh Anda dan pasangan. Tiga hal tersebut adalah forgiveness (memaafkan), vulnerability (keterbukaan), dan acceptance (menerima). Lebih lanjut, tiga hal tersbeut akan diuraikan di bawah.

  • Forgiveness (Memaafkan)

Memaafkan merupakan perilaku yang berharga dan berguna dalam kehidupan, terlebih untuk menyelesaikan sebuah konflik atau permasalahan dalam hubungan. Dengan mengembangkan perilaku memaafkan dapat mendatangkan keuntungan, seperti membantu memberikan kesehatan fisik dan mental, hingga mampu memperbaiki hubungan dengan orang lain.

Dalam sebuah hubungan dengan orang lain, mungkin Anda memiliki ekspektasi lebih terhadap pasangan Anda. Ekspektasi tersebut dapat berupa perhatian yang kurang atau tidak sesuai dengan yang ada dipikiran Anda.

Jika demikian, Anda juga harus bisa memaafkan bahwa pasangan tidak sesuai dengan yang Anda pikirkan.

Foto: Ladiestory.id
  • Vulnerability (Saling terbuka)

Secara harfiah, vulnarable atau vulnerability berarti rentan atau kerentanan. Namun, dalam sebuah hubungan, vulnarable adalah sikap saling terbuka dan menjadi diri sendiri.

Banyak pasangan dalam sebuah hubungan yang cenderung enggan untuk bersikap vulnerable terhadap pasangannya. Hal ini dapat dikarenakan adanya anggapan bahwa sikap vulnerable adalah sisi yang lemah atau malu untuk mengakui kelemahan diri sendiri di hadapan pasangan. Padahal dengan adanya sikap keterbukaan dalam hubungan mampu untuk menghindari konflik antara pasangan.

Dalam hubungan, Anda perlu untuk mengenali diri sendiri dan terbuka akan diri sendiri. Dengan keterbukaan ini mampu membuka pintu agar pasangan dapat lebih mengerti. Selain itu, komunikasikan segala isi hati pada pasanngan. Sebab, perasaan yang dipendam justru dapat membuat konflik dalam hubungan semakin  runyam.

  • Accepantance (Menerima)

Hal yang harus Anda lakukan adalah menerima diri sendiri dan pasangan dari dalam dan belajar untuk tidak mengubah apa yang ada dalam diri pasangan.

Dengan menerapkan tiga hal, yakni forgiveness, vulnerability, serta acceptance, di atas konflik dalam sebuah hubungan dapat dihindari. Setelah mengetahui hal-hal untuk menghindari konflik, menurut Anda, seperti apa “couple goals” versi Anda?

 

Silvia Basuki dapat dihubungi melalui:

Instagram: @thegoldenspaceindonesia @silviabasuki

Email: silvia.basuki@thegoldenspaceindonesia.com

Website: thegoldenspaceindonesia.com

Berita Terkait