Rekomendasi Model Cincin Berlian Solitaire Untuk Cincin Tunangan Kamu

Senin, 7 Desember 2020 | 15:01:22

LS Fashion

Penulis : LS Fashion

Rekomendasi Model Cincin Berlian Solitaire Untuk Cincin Tunangan Kamu

Diamond solitaire adalah istilah untuk perhiasan dengan satu buah berlian yang menjadi bintang utamanya. Bisa diterapkan di berbagai perhiasan tapi paling dikenal pada cincin pertunangan, tidak hanya karena keindahannya yang sukar disangkal tapi juga karena simbolisasi di baliknya.

Diamond solitaire ring punya banyak variasi. Meski berlian sangat cantik diaplikasikan pada cincin tunangan emas putih tidak sedikit pula yang menggunakan cincin emas kuning. Tertarik untuk memilih cincin berlian solitaire sebagai model cincin tunangan Anda? Simak beberapa fakta seputar model cincin berlian solitaire dan model-model apa saja yang menjadi rekomendasi.

 

Indah dan Simbolis

Keindahan diamond solitaire ring terpancar dari cahaya yang dihasilkan sebagai refleksi dari kualitas potongannya (cut). Sebanyak 53% cincin berlian solitaire mengambil bentuk berlian bulat karena sifatnya yang mampu memaksimalkan masuknya cahaya dari bagian atas sekaligus menunjukkan keindahan di bagian dalam berlian.

Dari sisi makna, diamond solitaire ring banyak dipilih sebagai representasi cincin tunangan yang ideal karena berlian yang jadi simbol cinta abadi dan kesetiaan. Sesuai kan dengan tahap tunangan itu sendiri yang merupakan komitmen awal untuk ikatan yang lebih serius? Meskipun cincin tunangan biasa diberikan laki-laki kepada perempuan, simbolisasi solitaire-nya tetap bermakna dua arah, yaitu masing-masing menjadi ‘the chosen one’ bagi yang lain.

 

Memilih Solitaire Ring Yang Tepat

Cincin berlian solitaire bisa jadi adalah impian buat setiap perempuan saat dilamar. Tapi harus diingat, modelnya harus disesuaikan dengan kepribadian. Ada model solitare ring yang simple namun tetap elegan dan klasik. Ada model yang lebih sophisticated dengan tambahan aksen di kanan kirinya.

Memilih model solitaire ring yang tepat juga bisa disesuaikan dengan kecenderungan aktivitas sehari-hari yang dilakukan. Karena idealnya, cincin tunangan akan dipakai setiap hari, maka harus selalu nyaman dipakai mengikuti aktivitas pemakainya.

Meskipun berlian dikenal sebagai elemen yang termasuk paling keras yang ada di bumi, tapi sifatnya mudah menarik kotoran dan minyak. Perawatan yang tepat membuat cincin berlian solitaire kamu selalu berkilau. Tidak sulit, siapkan saja air hangat dan sedikit air sabun lalu rendam berlian selama 10-20 menit. Gosok dengan sikat berbulu halus lalu bilas di air mengalir.

 

Rekomendasi Cincin Berlian Solitaire

Salah satu fitur penting cincin berlian solitaire adalah setting yaitu cara berlian ditempatkan di tengah cincin. Selain menjaga berlian agar menempel pada cincin, setting juga menentukan bagaimana berlian ingin ditonjolkan keberadaannya.

 

Prong Setting

Prong adalah bagian yang mencuat dari bagian cincin ke arah berlian di bagian atas. Tujuannya tidak hanya menjaga berlian pada tempatnya tapi juga untuk mencuatkan keindahannya. Prong setting adalah istilah untuk setting dengan empat penahan di sekeliling berlian. Ukurannya kecil tapi cukup kuat untuk menahan berlian sekaligus mencuatkan detail berlian ke permukaan. Bisa dilihat pada detail model cincin Alpha di atas atau cincin Alegria di bawah ini.

 

Alegria ring dari Frank and co.
Cincin Alegria dengan empat prong penahan.

 

Cathedral Setting

Jumlah prong pada cathedral setting adalah enam buah dan dibentuk sedemikian rupa menyamai pilar megah gereja katedral tua. Setting semacam ini membuat posisi berlian terlihat lebih tinggi dari permukaan cincin dan begitu mencuri perhatian. Bisa dilihat pada model cincin Uno berikut ini.

Uno ring dari Frank and co.
Uno ring dengan enam prong.

 

Bezel Setting

Kalau kamu termasuk orang yang terbiasa melakukan aktivitas fisik, cincin berlian solitaire dengan bezel setting bisa jadi pilihan. Lingkaran metal mengelilingi berlian dengan tujuan melindunginya dari goncangan atau benturan. Lihat saja bentuk cincin Leona ini yang tidak hanya terlihat tangguh, tapi juga membuat berlian yang terlihat lebih besar dari ukuran sebenarnya.

Leona ring dari Frank and co.
Lingkaran metal di sekeliling Leona ring ini disebut bezel setting.

 

Tension Setting

Tension setting punya model prong paling berbeda dari yang sebelumnya. Dua ujung cincin dipersatukan oleh berlian di bagian tengah. Ada semacam tekanan (tension) antara dua ujung band yang dipertemukan oleh berlian. Berlian pun jadi terkesan melayang yang menonjolkan keunikan tersendiri. Lihat saja model cincin Benita berikut ini.

Benita ring dari Frank and co.
Setting tension pada Benita ring.

 

Ketika cincin berlian solitaire dipilih secara tepat, tidak hanya menghadirkan perasaan yang membahagiakan saat momen proposal saja, tapi juga sampai bertahun-tahun sesudahnya.

 

 

Berita Terkait