- Home
- Pencarian
“seks”
197 artikel ditemukan
Pemeran drama “Pachinko” Jin Ha diduga melakukan pelecehan seksual kepada sejumlah nenek. Dirinya mengambil dan mengunggah foto-foto perempuan lansia tanpa izin dan tanpa sensor pada 2010-2011 lalu. Bahkan, ia memberikan komentar tidak senonoh pada foto yang dibagikannya. Unggahan lawas Jin Ha ini pun viral dan menjadi sorotan para warganet. Mengetahui hal ini, Jin Ha menuliskan permintaan maafnya melalui website pribadi.
Pelecehan dan kekerasan seksual bukanlah isu baru di dalam lingkungan sosial masyarakat Indonesia. Fenomena yang terus bergulir tersebut tercermin dari besaran angka kasus pelecehan dan kekerasan di Indonesia yang menunjukkan jumlah yang bertambah secara signifikan setiap tahunnya. Dalam rangka merayakan Hari Perempuan Internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret 2022, Jakarta Feminist, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada isu gender yang berbasis interseksionalitas menggaet Zumba®, untuk berkolaborasi menyelenggarakan sebuah kegiatan virtual yang bertajuk Stand Strong Against Sexual Harassment pada Jumat, 25 Maret, 2022, yang bertujuan untuk mendorong kesadaran tentang pelecehan seksual terhadap perempuan, dan ciptakan ruang yang aman dan memberdayakan.
Akhir-akhir ini, isu pelecehan dan kekerasan seksual semakin banyak dibicarakan. Parahnya, banyak kasus mengenai pelecehan dan kekerasan seksual yang sudah sering terjadi dan hampir merajalela ke seluruh negeri.
Gojek, penyedia layanan on-demand di Indonesia, terus berusaha memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk dalam mengakses ruang publik melalui layanan transportasi. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Gojek secara konsisten mengambil peran untuk turut berkontribusi menciptakan ruang publik yang aman.
Truecaller secara tegas menolak segala bentuk pelecehan terhadap perempuan dan terus mengupayakan komunikasi yang aman dan efisien untuk semua orang. Melalui kampanye #itsnotok, Truecaller berusaha meningkatkan kesadaran akan ancaman pelecehan seksual terhadap perempuan di media online.
Gofar Hilman menjadi sorotan publik di media sosial. Ia dituding melakukan pelecehan sesual terhadap pemilik akun Twitter @Quweenjojo. Gofar Hilman mengaku sempat memiliki pikiran untuk bunuh diri. Hal ini dikarenakan dirinya tidak kuat dengan komentar dari netizen atas kasus pelecehan seksual yang beredar.
Nama Youtuber Gofar Hilman, beberapa waktu ini sedang menjadi sorotan dan pembicaraan warganet. Sebelumnya Gofar diketahui tersandung kasus pelecehan seksual dan diduga sebagai pelaku dari pemerkosaan yang terjadi kepada seorang perempuan di Twitter. Gofar Hilman yang menerima banyak kecaman dari publik pun akhirnya muncul dalam podcast Deddy Corbuzier pada Selasa (15/2/2022). Dalam video tersebut sang Youtuber pun memberikan penjelasan dari kacamatanya mengenai kasus yang saat ini sedang menjeratnya.
Tuduhan pelecehan yang ditujukan kepada Gofar Hilman kembali menarik atensi. Meski korban sudah meminta maaf karena telah membuat tuduhan palsu, Gofar tetap membuka suaranya.
Baru-baru ini nama Youtuber Gofar Hilman kembali menyita perhatian publik. Korban dari kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Youtuber tersebut belakangan kembali muncul dengan video permintaan maafnya. Alih-alih percaya dengan permintaan maaf korban, publik justru mencurigai adanya tekanan dari pihak yang lebih kuat kepada korban dalam kasus ini. Kecurigaan ini pun akhirnya membuat Gofar buka suara, pada cuitannya Gofar yang mengaku tak bersalah mengungkapkan jika selama ini dirinya telah berusaha untuk mencari solusi dalam membuktikan bahwa dirinya tak bersalah. Mendapat banyak kecaman dari publik atas pernyataannya di Twitter, seorang dokter sekaligus orang yang dikenal aktif di media sosial yaitu Dr Tirta pun turut memberikan pernyataannya mengenai kasus yang dialami oleh Gofar tersebut. Tirta pun menyamakan kasus yang pernah dialami oleh aktor Korea yaitu Kim Seon Ho dengan kasus yang dialami Gofar Hilman. Pada kesempatan kali itu Tirta pun turut menyatakan bahwa Gofar dan Kim Seon Ho merupakan contoh sosok yang dapat bangkit dari cancel culture.