- Home
- Pencarian
“Psikolog”
72 artikel ditemukan
Supaya momen indahmu tidak terlewatkan, maka kamu pun akan mengunggah momen dalam foto ke media sosial pribadimu. Selain untuk eksis, ternyata mengabadikan momen foto memiliki lima manfaat psikologis tak terduga seperti berikut ini, lho.
Trik psikologi ini sangat berguna jika dilakukan di waktu yang tepat. Trik-trik psikologi ini memang terlihat biasa saja, tapi siapa sangka jika ternyata bisa mengatasi stres. Trik ini juga dapat membuat beberapa masalah yang ada menjadi terselesaikan dengan mudah. Berikut Ladiestory.id rangkumkan beberapa trik psikologi yang dapat berguna dalam hidup.
Tak sedikit orang yang berpikir untuk berhenti, menghilang hingga melakukan bunuh diri. Di Indonesia, angka underreporting suicide mencapai 300% yang berarti paling tinggi di dunia. Angka ini juga menjadi bukti bahwa banyak orang berusaha mengakhiri hidup mereka yang disebabkan oleh banyak faktor. Ungkapan ingin mengakhiri hidup, seringkali dilontarkan dengan cara bercanda ketika seseorang mengalami masalah kesehatan jiwa seperti stres. Lantas, bagaimana kita harus menanggapinya?
Baru-baru ini, aktris Cinta Laura membagikan kondisinya mengalami burnout. Tak sekadar stres, burnout yang dialaminya 5 tahun terakhir membuatnya kehilangan berat badan 4,5 kilogram hingga harus melakukan opname. Ditemui Ladiestory.id beberapa waktu lalu, doktor psikologi klinis, Sandersan Onie, atau akrab disapa Sandy mengungkapkan bahwa burnout memiliki definisi klinis.
Perilaku bunuh diri masih membayangi masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Dalam data yang diungkap Sandersan Onie, seorang doktor psikologi klinis, angka underreporting suicide di Indonesia mencapai 300%. Angka ini ternyata menjadi yang tertinggi di dunia. Oleh karena itu, seluruh lapisan masyarakat harus turut andil melakukan upaya pencegahan bunuh diri.
Gangguan kesehatan jiwa masih menjadi isu yang simpang siur di masyarakat. Meski kesadaran akan gangguan kesehatan jiwa terus meningkat, namun masih banyak stigma yang membuat seseorang takut menghadapi para pengidapnya. Salah satunya, tak sedikit masyarakat yang takut 'tertular' bila menjalin hubungan dengan orang yang mengidap gangguan kesehatan jiwa. Padahal, Sandersan Onie, seorang doktor psikologi klinis, menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar.
Doktor psikologi klinis, Sandersan (Sandy) Onie, Project Leader & Founder EHFA dan President Indonesian Association for Suicide Prevention mengungkapkan bahwa orang yang berupaya atau melakukan bunuh diri belum tentu menderita gangguan kesehatan jiwa. Dalam press conference "Indonesia Mental Health Movement: It Starts and Ends with Us" beberapa waktu lalu, Sandy menerangkan bahwa ada perbedaan antara masalah kesehatan jiwa dan gangguan kesehatan jiwa.
Perilaku bunuh diri masih terus menghantui masyarakat. Hal ini membuat berbagai pihak harus turut andil melakukan upaya pencegahan bunuh diri. Dalam press conference "Indonesia Mental Health Movement: It Starts and Ends with Us" yang digelar di The Kasablanka pada Kamis (20/10/2022), Sandersan Onie, seorang Psikologi Klinis bergelar doktor, mengungkapkan bahwa angka underreporting kasus bunuh diri di Indonesia menjadi yang tertinggi di dunia.
Salah satu dampak dari masalah kesehatan mental yang juga perlu diperhatikan, selain bunuh diri, adalah tindakan self harm atau perilaku menyakiti diri sendiri. Diungkapkan oleh Sandersan Onie, Psikologi Klinis yang menyandar gelar doktor, self harm terbagi menjadi dua.