Waspada! Sindrom Bayi Terguncang Sebabkan Cedera Otak Serius

Sabtu, 12 November 2022 | 00:01:00

Irma Fauzia

Penulis : Irma Fauzia

Waspada! Sindrom Bayi Terguncang Sebabkan Cedera Otak Serius

Ilustrasi ibu dan anak. (Special)

Ladiestory.id - Shaken Baby Syndrome atau sindrom bayi terguncang adalah cedera serius pada otak akibat trauma kepala yang disengaja yang dapat terjadi ketika bayi terlempar, berlari, tersentak, atau terguncang, seringkali karena bayi atau anak tidak berhenti menangis.

Ini adalah satu-satunya penyebab cedera kepala serius yang paling dapat dicegah pada bayi di bawah usia satu tahun di Selandia Baru. Bayi, terutama yang masih sangat muda, memiliki kepala yang relatif besar, dan otot leher yang lemah, sehingga segala jenis gerakan kekerasan akan menyebabkan semacam efek whiplash.

Otak bayi yang halus dan berkembang jauh lebih sensitif terhadap cedera dan kerusakan serius daripada otak orang dewasa, sebagaimana yang dilansir dari Hawkey's Bay Today Online.

 

Ilustrasi ibu dan anak.(Special)

Bayi juga memiliki pembuluh darah yang rapuh sehingga mudah robek saat otak bayi bergerak cepat di dalam tengkorak. Penumpukan darah di ruang kecil akan memberi tekanan pada otak dan mata.

Kadang-kadang gerakan kasar juga dapat melepaskan retina (bagian belakang mata yang peka terhadap cahaya), menyebabkan kebutaan bersama dengan memar di otak, pendarahan otak dan pembengkakan.

Sindrom bayi terguncang lebih sering terjadi pada anak di bawah 2 tahun, tetapi dapat menyerang anak hingga usia 5 tahun. Sebagian besar kasus sindrom bayi terguncang terjadi pada bayi berusia 6 hingga 8 minggu, yaitu saat bayi paling sering menangis.

Ilustrasi Bayi menangis. (Special)

Sindrom bayi terguncang terjadi ketika seseorang mengguncang bayi atau anak-anak, melempar atau menjatuhkan bayi dengan sengaja, membenturkan kepala atau leher bayi ke suatu benda, seperti lantai atau perabotan, atau membentur kepala atau leher dengan benda.

Sindrom bayi terguncang dapat dicegah dengan cara menghindari menyakiti bayi dengan tidak mengguncangnya dalam keadaan apa pun. Sangat mudah untuk menjadi frustrasi ketika kamu tidak bisa membuat bayi berhenti menangis. Namun, menangis adalah perilaku normal pada bayi, dan guncangan pada dirinya untuk ditenangkan bukanlah respons yang tepat.

Sangat penting untuk menemukan cara dalam menghilangkan stres ketika anakmu menangis dalam waktu yang lama. Pastikan anggota keluarga dan pengasuh juga sadar akan bahaya sindrom bayi terguncang.

s