7 Tips Rawat Kesehatan Kulit di Tengah Cuaca Panas

Senin, 20 Mei 2024 | 00:00:00

Penny Fatikasari

Penulis : Penny Fatikasari

7 Tips Rawat Kesehatan Kulit Di Tengah Cuaca Panas

Ilustrasi Puasa Saat Cuaca Panas.(Canva)

Ladiestory.id - Ladies, cuaca panas yang melanda Indonesia belakangan ini dapat mengganggu aktivitas seseorang. Menurut laporan Badan Meteorologi Klimatolog dan Geofisika (BMKG) suhu panas yang melanda di beberapa wilayah Indonesia mencapai 24 hingga 36 derajat celcius. Cuaca panas dapat mengancam kesehatan dengan menimbulkan berbagai penyakit dari dalam tubuh maupun luar tubuh salah satunya mengganggu kesehatan kulit. Panas terik dapat menyebabkan peningkatan produksi minyak, dehidrasi, kulit terbakar  dan masalah kulit lainnya.

Oleh sebab itu, kondisi cuaca panas ini kamu harus dapat menjaga kesehatan kulit dengan tepat, berikut tipsnya!

Tetap Terhidrasi

Ilustrasi Minum Air Putih. (Freepik.com)

 

Salah satu aspek penting dalam melakukan perawatan kulit saat cuaca panas adalah menjaga hidrasi yang cukup. Keringat yang meningkat dapat menyebabkan dehidrasi serta membuat kulit terlihat kusam. Oleh sebab itu, perbanyaklah minum air putih setiap hari untuk menjaga tubuh tetap sehat, segar dan terhidrasi. Selain itu, jangan lupa untuk perbanyak konsumsi  makanan kaya air seperti buah-buahan dan sayuran ke dalam menu makananmu. Jangan lupa untuk menggunakan hydrating serum atau facial mist yang dapat memberikan kesegaran instan untuk kulitmu.

Manjakan Kulit dengan Face Mask dan Face Mist

Ilustrasi memakai sheet mask. (Special)

 

Agar kulit tetap segar, kamu bisa manjakan kulit  dengan menggunakan masker wajah dan face mist ke dalam rutinitas perawatan kulit  saat cuaca panas. Masker wajah dapat menenangkan dan menghidrasi kulit. Sedangkan,  face mist dapat langsung menyegarkan kulit dari luar serta  memberikan hidrasi saat sedang bepergian ataupun beraktivitas.

Gunakan Pelembab Wajah yang Ringan

Ilustrasi Pelembap Wajah. (iStock)

 

Dilansir dari TientTient.com, selama cuaca panas, krim yang berat bisa terasa tidak nyaman dan berminyak di permukaan kulit. Beralihlah ke pelembab berbahan dasar dan tekstur yang  ringan atau serum yang memberikan hidrasi tanpa menyumbat pori-pori. Carilah produk dengan bahan-bahan seperti asam hialuronat yang dapat membantu mengunci kelembaban pada kulitmu.

Jangan Skip Penggunaan Sunscreen

Ilustrasi Sunscreen Wajah. (iStock)

 

Penggunaan sun protector seperti sunscreen dapat menjaga kesehatan kulit saat kamu beraktivitas di dalam maupun ruangan. Paparan terik sinar UV yang berbahaya dapat mengancam kesehatan kulit sehingga menyebabkan kondisi kulit menjadi kusam, gelap,  terbakar, menyebabkan munculnya penuaan dini bahkan kanker kulit. Oleskan tabir surya atau sunscreen dengan kandungan SPF 30 atau lebih tinggi. Jangan lupa untuk mengoleskannya kembali setiap dua jam dan setelah berkeringat. Selain itu, carilah tempat teduh selama jam-jam puncak matahari untuk meminimalkan paparan sinar matahari langsung.

Gunakan Kosmetik yang Ringan Pada Kulit

Ilustrasi Menggunakan Lipstik. (iStock)

Saat cuaca panas, riasan yang tebal dapat meleleh dan menyumbat pori-pori sehingga menyebabkan jerawat dan iritasi. Sebaiknya gunakan makeup atau riasan minimalis  yang lebih alami dan biarkan kulitmu dapat tetap bernapas. Jangan lupa untuk menghapus riasan secara menyeluruh sebelum tidur untuk mencegah penumpukan dan potensi masalah kulit.

Rutin Membersihkan Wajah

Cuci muka. (Special)

 

Saat cuaca panas, kulit kita cenderung memproduksi lebih banyak minyak sehingga dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan berjerawat. Maka dari itu, pilihlah pembersih wajah yang lembut untuk menghilangkan kotoran, keringat dan minyak berlebih tanpa menghilangkan kelembaban alami pada kulit. Idealnya, lakukan pembersihan ganda yakni pertama, gunakan pembersih berbahan dasar minyak untuk menghilangkan SPF, riasan dan keringat. Kedua, gunakan cream cleanser untuk membersihkan kulit dan pori-pori secara lebih mendalam dan secara menyeluruh.

Gunakan Pelindung Tubuh yang Tepat

Ilustrasi pakaian pelindung matahari. (Special)

 

Ladies, sebaiknya hindari beraktivitas di luar ruang antara pukul 10.00 pagi dan 14.00 siang. Waktu ini menghasilkan munculnya peluang terbesar untuk terbakar dari  sinar matahari. Namun, jika kamu berada di luar ruangan pada jam-jam tersebut, carilah tempat teduh serta menggunakan alat pelindung yang memadai seperti payung, pohon atau tempat berteduh lainnya. Selain itu, gunakan pakaian pelindung yang nyaman dan tidak membuatmu gerah dan semakin berkeringat.

Kamu juga bisa menggunakan kacamata hitam dengan perlindungan UVA dan UVB. Kacamata hitam pelindung yang tepat dapat membantu mencegah kerusakan pada kulit sensitif di sekitar mata serta menyebabkan katarak. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan pelindung kepala yang tepat seperti topi berukuran lebar juga dapat melindungi wajah, telinga dan leher.