Biar Tidak Rewel, Cara Hindari Biang Keringat pada Bayi

Minggu, 22 Mei 2022 | 00:01:00

Gendis Ayu

Penulis : Gendis Ayu

Biar Tidak Rewel, Cara Hindari Biang Keringat Pada Bayi

Ilustrasi ibu dan bayi. (Special)

Ladiestory.id - Selama ini biang keringat lebih identik dengan gangguan kulit yang sering dialami oleh anak-anak atau bayi. Biang keringat merupakan ruam kecil berwarna merah dengan rasa gatal. Biang keringat pun menimbulkan sensasi menyengat atau tusukan di kulit.

Biang keringat rentan dialami oleh bayi sebab pengaturan suhu pada bayi belum sempurna dan kelenjar keringat bayi belum sepenuhnya berkembang. Sehingga, sang bayi belum dapat mengeluarkan keringat dengan baik.

Tentu saja kondisi ini sangat mengganggu untuk si Kecil maupun ibunda. Pasalnya, saat bayi mengalami biang keringat, kemungkinan dia akan mengalami rewel. Oleh sebab itu, yuk ketahui cara menghindari biang keringat pada bayi.

Hindarkan Bayi dari Udara Lembap dan Panas

llustrasi ibu dan bayi. (Special)

Salah satu penyebab biang keringat pada bayi adalah udara yang panas dan lembap. Sehingga, salah satu cara mengatasi biang keringat pada bayi yakni memindahkan anak ke ruangan yang sejuk dan teduh.

Apabila sang ibu menggunakan AC atau kipas angin, disarankan untuk tidak mengarahkan angin langsung ke bayi. Pasalnya, angin yang terlalu kencang juga tidak baik untuk si bayi itu sendiri.

Menghindarkan bayi dari udara lembap dan panas juga berlaku meskipun sedang berada di luar ruangan. Memang kondisi panas dan lembap tidak dapat kita atur jika berada di outdoor. Namun orang tua bisa meminimalkan udara lembap atau panas. Salah satu caranya dengan membawa kipas dan topi untuk bayi.

Tak hanya itu, sang ibu harus memastikan bayi terhindar dari dehidrasi. Sang bayi harus tetap banyak minum untuk mengganti semua cairan yang hilang melalui keringat.

Pilih Pakaian yang Tipis dan Mudah Menyerap Keringat

llustrasi bayi. (Special)

Orang tua harus peka terhadap permasalahan sang anak, terutama saat bayi, lantaran belum bisa berbicara. Hal ini termasuk dalam pemilihan pakaian yang harus diperhatikan.

Apabila sang anak mudah berkeringat, sebaiknya pilih baju yang tipis dan mudah menyerap keringat. Pakaian ini wajib digunakan saat udara panas, agar sang bayi tidak kegerahan. Selain itu, ukuran pakaian yang sempit dan bahan kasar bisa menimbulkan gesekan. Hal tersebut dapat memecahkan lenting biang keringat.

Jangan lupa untuk melepas kaus kaki, sarung tangan, serta penutup kepala yang bisa membuat biang keringat pada bayi. Selain pakaian, orang tua juga harus memperhatikan alas tidur anak. Sebaiknya anak tidur dengan beralaskan bahan yang terbuat dari katun. Hal ini menghindari iritasi kulit bayi saat tidur.

Jaga Kebersihan Bayi

llustrasi ibu dan bayi. (Special)

Apabila bayi mudah berkeringat, sebaiknya ibu harus lebih menjaga kebersihan sang bayi, terutama kulit dan kuku. Pasalnya, kedua hal ini bisa memicu biang keringat semakin parah pada bayi.

Orang tua juga harus sering memeriksa kebersihan pakaian yang dikenakan bayi, termasuk kaus kaki. Pasalnya, pakaian bayi rentan basah yang disebabkan karena keringat, ketumpahan susu, atau air liur. Hal ini tidak hanya membuat anak masuk angin, tapi juga dapat memicu biang keringat pada bayi.

Keringkan Tubuh secara Maksimal

llustrasi ibu dan bayi. (Special)

Seusai mandi, pastikan tubuh bayi benar-benar dalam keadaan kering. Sebagai orang tua, jangan pernah malas meneliti saat mengeringkan kulit anak. Terutama pada area lipatan kulit serta permukaan kulit bagian lain. Pasalnya, bagian itulah yang rentan terkena biang keringat.

Agar memastikan tubuh bayi benar-benar kering, sebaiknya pilih handuk dengan bahan katun. Bahan katun akan dengan mudah menyerap air dan mengeringkan kulit sang anak.

Jangan Sering Gendong Bayi

llustrasi ibu dan bayi. (Special)

Biasanya bagi ibu yang baru pertama kali memiliki anak, pasti suka menggendong bayi. Namun, ternyata hal tersebut menjadi kebiasaan yang kurang baik.

Menggendong bayi secara terus menerus membuat bayi itu sendiri akan rewel jika tidak digendong. Tak hanya itu, menggendong bayi juga menjadi salah satu penyebab timbulnya biang keringat.

Terlebih, tidak disarankan menggendong bayi ketika cuaca panas. Pasalnya, saat digendong, sang anak harus berhadapan dengan dua sumber panas, yaitu cuaca dan suhu tubuh ibu.

s