5 Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Memberikan ASI untuk Si Kecil

Selasa, 2 Agustus 2022 | 15:45:00

Gendis Ayu

Penulis : Gendis Ayu

5 Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Memberikan Asi Untuk Si Kecil

Mencegah Penyakit dengan Memberikan ASI. (Special)

Ladiestory.id - Beberapa ibu mengeluh jika harus memberikan Air Susu Ibu (ASI) untuk buah hatinya. Alih-alih memberikan ASI, mereka lebih memilih menggantinya dengan susu formula.

Padahal bayi usia 0-6 bulan sangat memerlukan ASI untuk tumbuh kembang mereka. Namun, berbagai alasan membuat sang ibu enggan memberikan ASI.

Sementara, diketahui memberikan ASI untuk anak tak hanya baik untuk si kecil. Namun, juga mampu mendatangkan kebaikan bagi sang ibu.

Pasalnya, ada beberapa manfaat saat sang ibu memberikan ASI untuk anak. Sang ibu dapat terhindar dari berbagai penyakit hanya dengan memberikan ASI untuk anak.

Diabetes

Mencegah Penyakit dengan Memberikan ASI. (Special)

Salah satu penyakit yang bisa dicegah hanya dengan menyusui adalah diabetes. Bahkan hal ini sudah diperjelas oleh American Diabetes Association.

Mereka mengatakan mengASIhi mampu mencegah diabetes tipe satu dan dua. Pasalnya, memberikan ASI tiap hari mampu mencegah kemungkinan diabetes.

Sementara diketahui salah satu faktor penyakit diabetes adalah obesitas. Memberikan ASI setiap hari sangat berguna jika sudah memiliki garis keturunan penderita diabetes.

Depresi

Mencegah Penyakit dengan Memberikan ASI. (Special)

Menjadi seorang ibu untuk pertama kalinya tak menutup kemungkinan menimbulkan depresi. Hal ini dikarenakan penyesuaian-penyesuaian yang masih belum bisa diterima.

Depresi pada ibu yang baru saja melahirkan ini disebut postpartum depression (PPD). Sebanyak 10-15 persen ibu akan mengalami postpartum depression.

Biasanya depresi ini akan menunjukan beberapa gejala, seperti selalu merasa sedih, kelelahan, kehilangan nafsu makan, hingga sulit tidur. Bahkan, depresi ini bisa membuat sang ibu kesulitan menjalin hubungan dengan anaknya sendiri.

International Journal of Psychiatry in Medicine menyebutkan bahwa wanita yang menyusui selama empat bulan pertama rentan terkena postpartum depression (PPD). Pasalnya, saat mereka menyusui anak akan ada aliran batin yang ikut mengalir.

Kanker

Mencegah Penyakit dengan Memberikan ASI. (Special)

MengASIhi sering dikaitkan dengan penurunan risiko kanker payudara. Bahkan, memberikan ASI kepada anak disebut dapat mencegah peradangan pada payudara.

Namun, sejatinya manfaat memberikan ASI untuk anak tidak hanya menekan risiko kanker payudara. Tetapi, ada beberapa jenis kanker lain yang bisa dicegah hanya dengan mengASIhi.

Anggota Satuan Tugas ASI dari Ikatan Dokter Anak Indonesia mengatakan, menyusui anak bisa menurunkan risiko berbagai kanker. Di antaranya kanker serviks atau leher rahim, kanker uterus, kanker rahim dan kanker indung telur atau ovarium

"Menyusui sendiri kalau dilakukan dalam durasi yang cukup lama, dikatakan kalau sudah lebih dari 4 bulan, maka dia bisa menurunkan risiko kanker. Bukan hanya kanker payudara tapi juga kanker serviks atau leher rahim, kanker uterus, kanker rahim dan kanker indung telur atau ovarium," tutur Anggota Satuan Tugas ASI dari Ikatan Dokter Anak Indonesia, dr Wiyarni Pambudi, SpA, IBCLC,.

Penyakit Jantung

Mencegah Penyakit dengan Memberikan ASI. (Special)

Tak banyak yang tahu bahwa memberikan ASI kepada anak mampu mencegah risiko penyakit jantung. Hal tersebut pun telah dikukuhkan dengan sebuah penelitian dari  Denmark dan Amerika Serikat pada 2018.

Dalam penelitian itu melibatkan para ibu yang sedang proses menyusui. Mereka yang memberikan ASI intensif selama 4 bulan rupanya memiliki risiko hipertensi.

Diketahui hipertensi merupakan salah satu faktor pemicu penyakit jantung. Sementara ibu yang mengASIhi akan memiliki kemungkinan terkena penyakit jantung 20-30 persen lebih rendah.

Cegah Penyakit Autoimun

Mencegah Penyakit dengan Memberikan ASI. (Special)

Penyakit autoimun mampu dicegah hanya dengan memberikan ASI kepada anak. Penyakit ini memiliki nama medis yakni Multiple sclerosis (MS) yang memengaruhi sistem saraf pusat.

Hal tersebut pun telah diteliti oleh American Academy of Neurology. Mereka menemukan ibu yang sedang proses mengASIhi selama 15 bulan, rupanya berkemungkinan kecil mengidap penyakit MS atau autoimun.  

s