Perbedaan Babysitter dan Daycare Serta Kekurangan dan Kelebihannya

Kamis, 23 September 2021 | 00:01:00

Diana Rahmawati

Penulis : Diana Rahmawati

Perbedaan Babysitter dan Daycare Serta Kekurangan dan Kelebihannya

Foto: Ladiestory.id

Menitipkan anak kepada babysitter maupun daycare umum nya menjadi pilihan orang tua yang bekerja dan tidak dapat menitipkan anaknya kepada anggota keluarga ataupun kerabat terdekat.

Perbedaan Babysitter dan Daycare

Baik babysitter maupun daycare banyak dipilih oleh orang tua yang bekerja. Kedua jasa penitipan anak ini mempunyai kelebihan serta kekurangan masing-masing.

Agar lebih tahu, simak informasi tentang  babysitter dan daycare beserta kelebihan dan kekurangannya.

Babysitter

Foto: Ladiestory.id

Babysitter atau pengasuh anak yang profesional biasanya sudah memperoleh pelatihan mengasuh anak usia dini. Umumnya, babysitter tinggal dengan keluarga sehingga lebih fleksibel dan leluasa saat mengasuh anak.

Di sisi lain, pengasuhan dengan babysitter pun mempunyai keunggulan lain, yakni:

1. Sang buah hati tetap berada di rumah sehingga dapat merasa lebih nyaman dan bahagia. Penelitian mengatakan jika anak berumur di bawah 3 tahun lebih baik tinggal di rumah guna menghindari risiko stres, penyakit menular, dan gangguan perilaku.

2. Anda tidak perlu buru-buru menyiapkan keperluan Si Kecil di pagi hari yang umumnya dilakukan para ibu sebelum menitipkan anak ke daycare.

3. Anda tidak perlu repot mengantar dan menjemputnya, seperti jika menitipkannya ke daycare. Anak pun terhindar dari stres yang mungkin ia rasakan dalam perjalanan.

4. Anak bisa tetap ditangani babysitter di rumah ketika tengah sakit.

5. Anak memperindah perhatian yang penuh sebab tidak terdapat anak lain yang diurus oleh babysitter di rumah.

6. Anak bisa merasa lebih aman dan nyaman sebab berada di bawah pengawasan orang yang sama. Tapi, anak tetap perlu waktu dalam beradaptasi.

7. Sejumlah babysitter pun ada yang bisa membuat pekerjaan Bunda dalam mengurus anak menjadi lebih ringan sebab dapat membantu. Contohnya, membantu membuatkan makanan bagi Si Kecil.

8. Bunda dan Ayah bisa lebih menyesuaikan agenda dan pola pengasuhan sesuai jam kerja.

Foto: Ladiestory.id

 

Walau begitu, terdapat beberapa kekurangan dalam mempekerjakan babysitter, yakni:

1. Biaya yang dibutuhkan bagi babysitter profesional umumnya relatif lebih mahal daripada daycare.

2. Walau biasanya terlatih, kualitas tiap babysitter dapat berbeda. Hal ini membuat beberapa ibu khawatir guna meninggalkan anaknya bersama babysitter, khususnya ketika tidak ada pengawasan orang terdekat.

3. Gaya pengasuhan yang diterapkan babysitter dapat berbeda dengan gaya pengasuhan yang orang tua harapkan sehingga terkadang dapat menimbulkan konflik.

4. Babysitter yang mendadak sakit atau pamit pergi dan tidak kembali mungkin akan mengganggu kegiatan Anda dan kestabilan psikologis anak.

5. Mencari babysitter yang cocok tidaklah mudah dan membutuhkan waktu. Tentu sulit bila Anda harus segera masuk bekerja.

Daycare

Foto: Ladiestory.id

Terdapat sejumlah jenis daycare sesuai sarananya. Tersedia daycare dalam rumah, daycare yang diadakan di sekolah, atau daycare di sarana pelayanan lain, layaknya rumah sakit dan tempat ibadah. Ada pula kantor tertentu yang menyediakan tempat penitipan anak bagi karyawan.

Sejumlah kelebihan bila anak berada di daycare saat orang tua bekerja di luar rumah yaitu:

1. Daycare umumnya menyediakan sarapan, makan siang, serta makanan ringan, sehingga Anda tidak perlu memasak khusus bagi si Kecil.

2. Di daycare, Si Kecil bisa bersosialisasi dengan anak lain, beradaptasi dengan lingkungan selain rumah, dan juga belajar mengonsumsi beragam makanan baru.

3. Sosialisasi dengan anak lain menjadikan Si Kecil bisa belajar berbagi, bekerja sama, antri, serta bergantian. Kondisi ini tidak bisa diperoleh Si Kecil di rumah, khususnya bila ia merupakan anak tunggal.

4. Guru dan pengasuh yang biasanya profesional bisa memastikan Si Kecil memperoleh pelajaran tepat sesuai usianya.

5. Bila Bunda tergantung dengan satu orang babysitter, sulit memperoleh gantinya. Tapi, di daycare umumnya selalu ada pengasuh pengganti, sehingga anak tidak akan terlantar.

6. Di daycare, jadwal kegiatan anak telah terstruktur, sehingga anak belajar agar disiplin.

7. Sejumlah daycare menyediakan fasilitas supaya orang tua bisa memantau kegiatan anak secara daring (online). Bahkan, sebagian daycare memberikan rekaman kegiatan anak setiap hari, mulai dalam bentuk catatan ataupun foto.

8. Banyak daycare memberikan pendidikan sama dengan yang diberikan PAUD, sehingga anak sekaligus memperoleh manfaat layaknya di sekolah.

Foto: Ladiestory.id

 

Disisi lain, kekurangan dari daycare yang perlu dipertimbangkan adalah:

1. Si Kecil berisiko tertular penyakit bila terdapat salah satu atau sebagian anak yang tengah kurang sehat. Karena kuman bisa menyebar dari pertukaran benda atau pemakaian barang secara bersamaan. Tapi, umumnya terdapat kebijakan jika anak yang sakit tidak diizinkan masuk ke daycare.

2. Risiko Si Kecil dalam terjatuh dan terbentur ketika sedang bermain atau berkegiatan di daycare cenderung lebih besar. Karena walau banyak pengasuh, sulit rasanya guna mengawasi semua anak yang ada di daycare secara bersamaan.

3. Jam operasional daycare yang telah terjadwal mungkin akan menyulitkan Bunda yang kerap lembur atau mesti masuk lebih pagi.

4. Sebab bertemu dengan banyak anak, perilaku dan perkembangan Si Kecil secara tidak langsung pun ikut dapat terpengaruhi. Bunda dapat saja memperoleh perubahan perilaku anak yang tidak sesuai dengan harapan. Contohnya, Si Kecil menjadi tidak disiplin sebab pengaruh temannya di daycare.

Nah, itulah perbedaan babysitter dan daycare yang perlu diketahui. Anda perlu mempertimbangkan segalanya dengan matang supaya sesuai dengan kebutuhan dan keadaan keluarga.

Berita Terkait