- Home
- Pencarian
“parenting”
311 artikel ditemukan
Untuk mendukung perkembangan anak agar optimal, orang tua perlu memberikan stimulasi pada anak. Stimulasi yang diberikan bisa dengan cara bermain bersama anak. Jenis permainannya juga bisa dengan permainan sederhana seperti bermain peran.
Bagi orang tua baru, menggendong bayi yang baru dilahirkan pasti merasa sangat kaku dan khawatir karena muncul rasa takut untuk menggendongnya. Hal ini dikarenakan kondisi bayi yang masih sangat kecil dan lemah, maka dari itu menggendong bayi pun harus dilakukan dengan berhati-hati dan cara yang benar. Apabila bayi mengalami cedera akibat salah menggendong, maka dapat berakibat fatal bagi kesehatan maupun perkembangannya. Berikut ini lima kesalahan dalam menggendong bayi yang perlu diperhatikan dan diwaspadai seperti yang telah Ladiestory.id rangkum berikut ini.
Selain mencukupi kebutuhan nutrisi anak, orang tua juga perlu memberikan stimulasi kepada anak agar pertumbuhan dan perkembangannya sesuai dengan usia. Motorik kasar merupakan salah satu kemampuan yang perlu dilakukan stimulasi. Stimulasi motorik kasar juga berbeda-beda sesuai dengan usia anak.
Ketika anak melakukan kesalahan atau kekeliruan, orang tua seringkali meresponnya dengan cara marah. Padahal, hal ini justru menimbulkan dampak buruk pada anak. Sayangnya, tak banyak orang tua yang menyadarinya.
Kemajuan teknologi dapat membawa dampak positif yaitu bisa mendapatkan informasi dengan cepat dan mudah. Namun, di sisi lain juga memiliki dampak negatif yaitu anak usia dini lebih cepat mengerti penggunaan gadget. Hal ini tentunya bukan suatu hal yang baik. Pasalnya, anak yang berusia di bawah dua tahun sebaiknya tidak dikenalkan dengan gadget sehingga tidak ada screen time. Sementara anak di atas usia dua tahun juga harus dibatasi dalam screen time maksimal satu jam setiap harinya.
Tumbuh kembang anak menjadi perhatian khusus bagi para orang tua, khususnya sejak usia 1 hingga 5 tahun. Para orang tua perlu memberikan stimulasi agar anak mendapatkan tumbuh kembang yang optimal. Namun selain itu, orang tua juga perlu mengetahui beberapa tanda apabila tumbuh kembang anak terganggu. Ditemui beberapa waktu lalu, Psikolog sekaligus Co-Founder Rumah Dandelion, Orissa Anggita Rinjani, mengungkapkan, bahwa secara berkala orang tua perlu melakukan pengecekan kepada ahli tumbuh kembang anak.
Masa perkembangan anak tentunya merupakan momen yang krusial bagi para orang tua. Seringkali momen tersebut membuat orang tua kebingungan bahkan kewalahan. Padahal ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menstimulasi perkembangan anak lho, Mom and Dad. Ditemui beberapa waktu lalu, Orissa Anggita Rinjani, Psikolog dan Co-Founder Rumah Dandelion, mengungkapkan beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menstimulasi tumbuh kembang anak.
Pantai menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi sebagian orang. Selain harga tiket masuknya yang rata-rata terjangkau, destinasi wisata pantai juga cocok untuk semua usia mulai dari anak-anak hingga dewasa. Mengajak sang buah hati untuk liburan di pantai adalah pilihan yang tepat karena anak dapat belajar mengenal dunia luar secara nyata. Anak juga bisa bebas bermain di hamparan pasir yang dapat membantu perkembangan sensorik.
Kondisi anak yang susah makan tentu menjadi musuh terbesar bagi para orang tua. Bayangkan saja, sudah capek-capek memasak, eh si Kecil malah mengunci rapat mulutnya dan tidak ada sesendok pun yang ia makan. Belum lagi kalau kondisi ini berlarut-larut dan membuat berat badannya menurun. Duh, pastinya bikin Moms jadi pusing tujuh keliling, ya. Nah, melihat cukup umumnya kondisi ini terjadi pada anak-anak, Teman Parenting, mengadakan Instagram Live bertajuk “Terapi Oral Motor di Rumah untuk Mengatasi Anak Susah Makan” bersama terapis Ester Meilani, Amd. TW.