6 Tanda Bahwa Kamu Dewasa Secara Finansial

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:30:00

Penny Fatikasari

Penulis : Penny Fatikasari

6 Tanda Bahwa Kamu Dewasa Secara Finansial

Ilustrasi Dewasa Finansial (pinterest)

Ladiestory.id -Semakin dewasa kamu akan lebih memahami tentang pentingnya mengatur keuangan. Bahkan dengan bertambahnya usia seseorang, akan lebih bijak dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan baik pada diri sendiri maupun kepada keluarga. Semakin dewasa pun kamu lebih mengutamakan hal-hal mana yang menjadi prioritasmu. Tanda-tanda berikut ini pun menunjukan bahwa kamu dewasa secara finansial, loh. Apa ada dikamu salah satunya?

Bebas Hutang

Ilustrasi Bebas Hutang (pinterest)

Kebanyakan ketika seseorang mengalami kesulitan keuangan, salah satu jalan yang dipilih adalah dengan berhutang. Baik kepada sahabat, keluarga, perbankan ataupun platform digital yang menyediakan jasa pinjaman uang. Jika kamu kerap terlambat membayar hutang pada perbankan maupun pinjaman online, tentunya bisa saja mendapatkan tambahan bunga yang lebih besar.

Jika kamu meminjam dengan kerabat maupun keluarga tentunya ada perasaan tidak enak, perasaan malu bahkan bisa mengakibatkan hubungan yang buruk pada mereka. Nah, salah satu tanda jika kamu dewasa secara finansial tentunya adalah bebas dari hutang atau pinjaman online. Dengan begitu pun kamu akan lebih mudah untuk menanbung ataupun memprioritaskan kebutuhan penting lainnya.

Memiliki Tujuan Jangka Panjang

Memiliki Tujuan Jangka Panjang (pinterest)

Tanda selanjutnya jika seseorang sudah dewasa secara finansial  dengan memiliki tujuan jangka panjang. Tentunya kamu memiliki mimpi yang ingin kamu wujudkan kedepannya. Misalnya, ingin menikah bersama seseorang yang kamu cintai dengan hasil tabunganmu sendiri. Memiliki rumah idaman atau liburan bersama kedua orang tuamu.

Wah, tentunya banyak mimpi-mimpi dan cita-cita indah yang ingin kamu wujudkan bukan? Bermimpi memang suatu hal yang baik dan bisa memotivasimu untuk mewujudkannya menjadi nyata. Asalkan didukung dengan memiliki tujuan jangka panjang dan mencicil secara perlahan. Lama kelamaan semua inginmu akan tercapai satu per satu, lho! Fokus dan yakinlah maka semesta akan berpihak padamu.

Nongkrong dan Belanja Berlebihan Sudah Tak Menarik Bagimu

Nongkrong dan Belanja Tak Menarik Bagimu (pinterest)

Yup, jika kamu pernah berada diposisi ini dan memilih lebih baik mengumpulkan pundi-pundi uang untuk masa depanmu. Maka bisa dikatakan bahwa kamu sudah dewasa secara finansial, loh. Melihat teman-temanmu nongkrong di kafe fancy, checkout keranjang belanja di e-commerce, bahkan jalan-jalan ke tempat kekinian sudah enggak menjadi prioritasmu.

Bahkan kamu pun merasa enggak tertarik lagi, kamu sedang gencar untuk menyiapkan kebutuhan masa depan. Jadi, ketika orang lain baru ingin memulai mengelola finansial.

Kamu sudah berada jauh dari mereka dan tinggal menunggu menikmati masa pensiunmu tiba.

Selalu Siap Dana Darurat

Siap Dana Darurat (pinterest)

 

Nggak mesti nunggu kamu memiliki pekerjaan tetap bahkan naik jabatan, kamu pun harus memiliki dana darurat diusia muda, loh. Nggak harus menunggu nanti, keadaan darurat bisa datang kapan saja disituasi yang nggak terduga sebelumnya.

Maka dari itu, selalu siap dana darurat. Hal ini tentunya sangat bermanfaat untuk kehidupan jangka panjangmu, loh.

Berinvestasi untuk Tujuan Keuangan Utama

Berinvestasi  (pinterest)

Seseorang yang memiliki paham finansial tentunya tidak akan membiarkan tabungannya hanya diam di tempat. Ia akan berusaha untuk mengembang biakan uang tersebut sebagai modal simpanan masa depan dengan cara berinvestasi.

Biasanya yang paling sering digunakan adalah investasi jangka panjang untuk dana keluarga dan pensiun. Perencanaan dana pensiun menjadi salah satu hal yang vital untuk seseorang yang tidak ingin menurunkan gaya hidup di masa depan.

Membeli Aset Penghasilan Pasif

Membeli Aset Penghasilan Pasif (pinterest)

Bukan membeli mobil mewah hingga barang-barang branded. Seseorang yang dewasa finansial, justru akan membeli aset-aset yang dapat memberikan penghasilan pasif untuk kebutuhan masa depan bahkan kondisi tak terduga.

Misalnya saja membeli saham, obligasi, deposito hingga sewa properti. Aset pasif tentunya akan bermanfaat bagi sandaran biaya hidup maka seseorang akan memperoleh kemerdekaan finansial.

s