- Home
- Tag
# mpasi
20 artikel
Ternyata, ada lho makanan sehat untuk balita yang bantu tingkatkan kemampuan otak. Penasaran apa aja? Ketika buah hati memasuki usia balita. Maka, pada masa ini ia akan mudah menyerap berbagai informasi yang masuk. Tak ayal, membuatnya banyak bertanya atau melakukan hal baru.
Mengerti akan pentingnya meningkatkan pemahaman orang tua tentang pemenuhan kebutuhan gizi selama periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) terutama selama masa pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI), Promina salah satu brand dari PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (Indofood CBP) turut dukung Pemerintah dalam memperbaiki kualitas gizi anak Indonesia. Hal ini guna menghindari masalah gizi.
Dan baru-baru ini, dalam sebuah forum banyak ibu di Indonesia yang mempertanyakan apakah MPASI fortifikasi aman untuk bayi.
Dalam menyiapkan menu MPASI untuk buah hati, seorang ibu harus memerhatikan nutrisi yang terkandung di setiap menu MPASI tersebut. Berikut adalah deretan nutrisi yang harus ada di dalam menu MPASI
Pendampingan ASI dimulai dengan pemberian makanan yang lembut, halus, dan mudah dicerna bagi bayi. Makanan ini bertujuan untuk memberikan nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal serta mengenalkan bayi pada berbagai rasa dan tekstur makanan.
Anak Nikita Willy, Issa Xander Djokosoetono atau yang akrab disapa baby Issa saat ini tengah memasuki usia 1 tahun 3 bulan. Yang mana, sebagai seorang ibu, Nikita Willy telah melalui beragam tantangan dalam menyiapkan MPASI terbaik untuk sang anak.
Perkembangan zaman semakin memudahkan para ibu muda yang semakin gencar memperoleh informasi mengenai MPASI. Namun sayangnya, di tengah banyaknya informasi yang beredar luas, masih terdapat juga banyak mitos mengenai MPASI yang membuat para ibu menjadi khawatir.
Memperingati Hari Anak Nasional 2023, Royco menegaskan komitmennya dalam mendampingi para Ibu di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan nutrisi anak dan balita pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dengan meluncurkan kampanye “Wisata Rasa MPASI Royco”.
Bagi perempuan pekerja akan mendapatkan hak istimewa berupa cuti melahirkan selama kurang lebih tiga bulan. Nah, cuti melahirkan ini bisa mulai kamu ambil sebulan sebelum proses melahirkan lho. Kemudian dua bulan sisanya adalah ketika kamu selesai melahirkan. Kembali bekerja setelah cuti panjang ini tentu merupakan sebuah tantangan tersendiri. Kamu akan merasakan sedih karena harus meninggalkan anak namun juga harus bersikap profesional demi pekerjaan. Hal inilah yang membuat seorang perempuan yang bekerja merasa kesulitan bertransisi menata kembali rutinitas hariannya usai cuti melahirkan.