- Home
- Mom & Kids
Mom & Kids
Ladiestory.id - Media lifestyle wanita Indonesia seputar pola asuh anak, berita parenting terbaru, seks edukasi, tips & trik kesehatan buah hati sampai informasi brand anak-anak.
Anak-anak dikenal memiliki rasa kepekaan dan keingin tahuan yang tinggi. Tak hanya itu, anak-anak juga telah memiliki kemampuan untuk memecahkan masalah atau problem solving yang baik sejak dini. Mengasah kemampuan problem solving anak juga bisa dilakukan dengan 5 kegiatan seru berikut ini, loh.
Ayudia dan Ditto Percussion merupakan pasangan muda yang telah memiliki satu anak laki-laki, bernama Dia Sekala Bumi. Mereka memberikan tips parenting yang sedang dilakukan saat ini, untuk tetap menjaga keharmonisan dan kekompakannya. Simak tipsnya berikut ini.
Didalam beberapa kasus, perkelahian orang tua juga kerap melibatkan anak, sehingga anak menjadi merasa depresi hingga trauma.Perubahan membuat segalanya terasa menakutkan bahkan bisa mempengaruhi kesehatan mental dan psikis anak. Selain itu, depresi yang berlebihan bisa membuat anak ingin melakukan perbuatan bunuh diri bahkan melakukan perbuatan bebas yang bisa membahayakan dirinya.
Susu sapi memiliki kandungan yang lebih berat dibandingkan dengan ASI. Anak yang tidak menyukai susu sapi, bisa disebabkan alergi yang dirasakan si kecil yang tidak cocok dengan kandungan yang terdapat di susu sapi.
Picky Eater atau kondisi anak menolak untuk makan atau kesulitan untuk mengonsumsi makanan secara fisiologis (Alamiah). Keadaan ini memang wajar terjadi pada seorang anak.
Pasangan suami istri sering merasa tidak bisa bebas memiliki waktu untuk beruda, lantaran memiliki anak. Hal ini membuat orang tua sering curi-curi waktu untuk berduaan. Apalagi dalam hal berhubungan intim. Namun, bagaimana jika tiba-tiba sang anak memergoki orang tua sedang berhubungan intim? Apa yang harus dilakukan?
Tanpa disadari kecanduan bermain handphone pada anak dapat mengganggu kinerja fungsi otak, kebiasaan bermain handphone baik dengan menonton film, bermain game hingga melakukan aktivitas lainnya di handphone dapat membuat kinerja otak anak menjadi berkurang. Anak pun akan lebih mudah mensugesti pengaruh dan kebiasaan yang ia tonton sehingga ia menjadi malas melakukan hal-hal yang bermanfaat dan asyik kecanduan memperhatikan layar handphone-nya.
Jika umunya orang dewasa dapat mengonsumsi makanan rutin sebanyak tiga kali sehari tanpa masalah, namun berbeda halnya dengan anak-anak, tidak semua anak memiliki tingkat frekuensi makan yang banyak, namun anak-anak yang dikenal aktif memerlukan banyak energi untuk beraktivitas sehari-hari. Cara yang dapat dilakukan ialah cobalah untuk mengubah struktur pola makan anak agar tidak menjadi berlebihan bahkan menimbulkan obesitas. Buatlah porsi kecil kepada anak agar mereka mau mengonsumsi makanan agar nutrisi mereka tetap terjaga. Jika terlalu memaksakan anak-anak untuk teru-menerus makan agar berat bdannya bertambah juga tidak bail, loh. Makan sedikit namun sering juga dapat diterapkan agar anak-anak memiliki tingkat nafsu makan yang baik.
Dengan mampu mengendalikan emosinya, anak akan belajar untuk saling menjalin hubungan dengan teman dan lingkungan disekitarnya. Berikut cara yang orang tua lakukan untuk mengatasi emosi yang tak stabil pada anak.