Jumlah Saudara Kandung Dapat Pengaruhi Kondisi Mental Anak, Yuk Cek Faktanya!

Kamis, 11 April 2024 | 00:00:00

Bulan Maghfira

Penulis : Bulan Maghfira

Jumlah Saudara Kandung Dapat Pengaruhi Kondisi Mental Anak, Yuk Cek Faktanya!

Ilustrasi Saudara Kandung. (Freepik.com)

Ladiestory.id - Dampak dari memiliki saudara kandung memanglah sudah lama menjadi perdebatan bagi beberapa orang, terbaru sebuah penelitian menunjukkan bahwa jumlah saudara kandung yang dimiliki seorang anak dapat memengaruhi kesehatan mental. 

Melansir Parents, menurut hasil penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Family Issues, remaja yang memiliki lebih banyak saudara kandung memiliki kesehatan mental yang lebih buruk.

“Temuan paling penting adalah jumlah saudara kandung berbanding terbalik dengan kesehatan mental di Tiongkok dan Amerika,” kata Doughlas B. Downey, seorang profesor dan direktur studi sarjana departemen Sosiologi di The Ohio State University.

Remaja yang tidak memiliki saudara kandung di Tiongkok ditemukan memiliki kesehatan mental terbaik, sedangkan remaja yang tidak memiliki atau memiliki satu saudara kandung memiliki kondisi kesehatan mental terbaik di Amerika. 

Ilustrasi Saudara Kandung. (Parents.com)

 

Di sisi lain, di AS, mereka yang memiliki kakak atau adik yang usianya berdekatan, khususnya mereka yang lahir dalam rentang waktu satu tahun, adalah kelompok yang paling terkena dampaknya.

“Saudara kandung melemahkan sumber daya orang tua dan membahayakan kualitas interaksi keluarga, sehingga menyebabkan kesehatan mental yang lebih rendah, atau dampaknya tidak bersifat sebab-akibat; jenis keluarga yang memiliki banyak anak berbeda dengan sedikit anak pada dasarnya berbeda dan kurang kondusif terhadap kesehatan mental yang kuat,” jelas Dr. Downey.

Dr. Downey mengatakan bahwa hasil penelitian ini penting untuk dilihat pada saat orang tua menentukan untuk memiliki anak. 

“Sebagian besar negara bergerak menuju tingkat kesuburan yang lebih rendah – yang berarti lebih banyak anak akan dibesarkan dengan lebih sedikit atau tanpa saudara kandung,” jelas Dr. Downey. 

“Kami tidak sepenuhnya memahami pentingnya perubahan demografis ini, namun penelitian kami menemukan adanya hubungan—lebih banyak saudara kandung dikaitkan dengan kesehatan mental yang lebih rendah—yang mungkin menjadi salah satu konsekuensinya,” tutupnya.