- Home
- Pencarian
“keuangan”
107 artikel ditemukan
Biasanya ketika seseorang mengalami kesulitan keuangan, salah satu jalan yang ia pilih adalah dengan berhutang, baik kepada sahabat, keluarga, perbankan ataupun platform digital yang menyediakan jasa pinjaman uang. Jika kamu kerap terlambat membayar hutang pada perbankan maupun pinjaman online tentunya bisa saja mendapatkan tambahan bunga yang lebih besar, kalaupun kamu meminjam dengan kerabat maupun keluarga tentunya ada perasaan tidak enak, perasaan malu bahkan bisa mengakibatkan hubungan yang buruk pada mereka.
Bagi sebagian orang yang berstatus single, mengelola keuangan memang tidak mudah. Padahal kenyataannya hidup single harus hidup mandiri dan mengelola keuangan sendiri, walaupun belum memiliki banyak tanggungan hidup, kamu si single masih bisa tetap menabung dan berhemat kok! Namun, semua itu akan terasa sulit jika gaya hidupmu terkesan boros dan hedon
Semakin dewasa dan bertumbuh kamu pun akan dihadapi dengan berbagai macam problematika kehidupan, entah itu tentang quarter life crisis, keinginan untuk memiliki pekerjaan terjamin di usia muda, ingin memiliki rumah, menikah dan lain sebagainya. Tentunya impian itu pun tak luput dari bagaimana caramu dalam mengelola keuangan sebelum memasuki usia 30-an. Akan ada masa dimana kamu ingin menikmati masa-masa tuamu dengan hasil jerih payah yang telah kamu miliki tanpa harus menunggu hasil pemberian dari orang tua.
Mengatur keuangan sangatlah penting untuk dilakukan, termasuk bagi orang yang berpacaran. Karena banyak hal yang biasa dilakukan oleh sepasang kekasih, seperti nonton bioskop, makan bersama, dan jalan-jalan.
Flip, perusahaan teknologi keuangan Indonesia dikabarkan masuk ke dalam daftar 10 aplikasi yang mentransformasi generasi dalam satu dekade versi Google Play. Hal ini disampaikan oleh Google Play dalam situs resminya yang berjudul "A decade of Play". Google Play menilai Flip dan 9 aplikasi lainnya, termasuk WhatsApp, mengubah cara masyarakat untuk hidup, berbelanja, bepergian, dan terhubung dengan sesama.
Memiliki anak membutuhkan biaya yang besar. Anak membutuhkan banyak hal untuk tumbuh dan berkembang, termasuk tempat tinggal yang aman, perawatan medis, nutrisi yang baik, dan pendidikan. Jika tidak disiasati, tidak heran bahwa biaya-biaya ini dapat membebani keuangan keluarga. Survei LIPI pada awal pandemi menunjukkan 64,8% rumah tangga kelompok pekerja merasa mengalami kesulitan keuangan. Situasi saat ini bahkan bisa jadi lebih menantang bagi orang tua yang bekerja lantaran tingkat inflasi tahunan menurut BPS mencapai 4,35% pada Juni, tertinggi dalam lima tahun terakhir sejak 2017.
Delapan tips cerdas untuk melunasi utang yang menumpuk: Buat Daftar dan Ketahui Jumlah Utang, Cari Penghasilan Tambahan, Cari Dana Ekstra dari Aset yang Dimiliki, Bayar Utang dari Bunga yang Paling Tinggi, Minta Bantuan Profesional Financial Planner, Kurangi Pengeluaran, Bedakan Kebutuhan dan Keinginan, dan Jangan Ciptakan Utang Baru.
Retail therapy dipercaya dapat meredakan stres dan dapat membuat suasana hati lebih bahagia. Supaya retail theraphy-mu enggak menguras kocek terlalu dalam, kamu bisa mengatasinya dengan enam tips anti boncos berikut ini!
Ancaman terhadap resesi kembali menghantui. Hal ini sejalan dengan melihat situasi inflasi dan respon Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) dalam beberapa waktu terakhir. Ancaman ini tidak hanya mengintai bagi negara besar saja lho! Namun, juga beberapa negara berkembang salah satunya Indonesia. Berikut, 5 tips mengatur keuangan untuk milenial; Utamakan prioritas, kamu bisa menggunakan 50% penghasilanmu sebagai alokasi dana pengeluaran; Jangan lupa menabung/investasi, memiliki investasi terutama yang berbentuk liquid (dapat diambil kapan saja) akan memudahkan kamu menghadapi keadaan tidak terduga. Sisihkan untuk investasi berkisar 25% dari penghasilanmu; Siapkan Dana Darurat, Dana darurat merupakan dana yang disimpan sebagai antisipasi ketika keadaan darurat. Kamu bisa menyisihkan 20% penghasilanmu untuk menyiapkan dana ini; Tunda Keinginan, jika, kamu ingin tetap memenuhi keinginanmu sebaiknya ambil dana sebanyak 5% dari total penghasilanmu; Tambah sumber penghasilan, kamu lakukan dengan berjualan online, bekerja freelance atau membuka kelas pelatihan online Itulah 5 tips keuangan untuk milenial bisa terapkan.