- Home
- Tag
# tips keuangan
15 artikel
Masalah keuangan atau finansial bisa menjadi sumber utama permasalah di dalam rumah tangga. Biasanya masalah keuangan dalam rumah tangga bisa terjadi karena berbagai hal, mulai dari pengeluaran yang tak terkendali, utang, dan perbedaan prioritas pengeluaran, hingga perbedaan dalam perencanaan keuangan.
Ladies, memiliki gaji besar memang diidamkan banyak orang, tak hanya bisa memenuhi kebutuhan hidup gaji yang besar pun berpeluang dapat meningkatkan kesejahteraan hidup seseorang. Namun faktanya, sebagian orang sulit menabung walaupun memiliki gaji yang besar, lho. Jika dibiarkan terus-menerus dan tidak ada perubahan justru hal ini akan membahayakan dirimu, maka dari itu kamu perlu menelusuri kesalahan-kesalahan dalam mengelola keuangan seperti lima kesalahan berikut ini. Yuk, mulai perbaiki!
Setiap orang pasti memiliki tujuan finansial yang berbeda-beda, tergantung bagaimana mereka memaknai nilai aset-aset keuangannya. Pluang, pelopor aplikasi investasi multi-aset di Indonesia, melihat bahwa tujuan finansial tidak melulu hanya berfokus pada sesuatu yang besar atau mahal. Investasi, yang saat ini menjadi salah satu cara mencapai tujuan finansial, juga bisa dimulai dari sesuatu yang sederhana tapi bermakna, seperti bermimpi memiliki pemasukan tambahan untuk membantu perekonomian keluarga dan orang terdekat. Hal tersebut turut disampaikan Pluang dalam pesan kampanye #BukaPluangEmas.
Tips mengelola keuangan untuk generasi sandwich 1. Tentukan Tujuan Finansial 2. Prioritaskan Kebutuhan 3. Disiplin Nabung 4. Persiapkan Asuransi 5. Mulai Investasi.
Bagi Devina Hermawan atau akrab disapa Chef Devina, peran seorang ibu sebagai menteri keuangan keluarga sangat krusial, karena menentukan kualitas hidup serta masa depan keluarga. Bersama ShopeePay, Devina berbagi kiat-kiat khusus yang dapat diterapkan oleh para ibu dalam menjalani perannya sebagai menteri keuangan keluarga dengan lebih cermat.
Tips efisiensi pengeluaran saat harga BBM naik 1. Usahakan naik kendaraan umum 2. Hidup secukupnya 3. Pintar atur keuangan 4. Tolak ajakan nongkrong 5. Cari pekerjaan sampingan.
Sebelum berbelanja sebaiknya kamu bisa menentukan skala prioritas yang kamu butuhkan dibandingkan dengan apa yang kamu inginkan. Belilah barang yang benar-benar menjadi kebutuhanmu untuk bisa berhemat beberapa bulan kedepan, hal ini dapat ampuh membuat budgeting keuanganmu menjadi lebih hemat. Bukan berarti kamu menjadi pelit terhadap diri sendiri, justru hal ini akan menyelamatkanmu dari pemborosan ketika hendak berbelanja bulanan. Jangan terlalu memaksakan diri untuk harus membeli kebutuhan lain yang tidak sesuai dengan skala prioritasmu, maka dari itu mulai sekarang kamu juga harus bisa mengontrol nafsu belanja agar tidak boros dan berlebihan.
Memiliki anak membutuhkan biaya yang besar. Anak membutuhkan banyak hal untuk tumbuh dan berkembang, termasuk tempat tinggal yang aman, perawatan medis, nutrisi yang baik, dan pendidikan. Jika tidak disiasati, tidak heran bahwa biaya-biaya ini dapat membebani keuangan keluarga. Survei LIPI pada awal pandemi menunjukkan 64,8% rumah tangga kelompok pekerja merasa mengalami kesulitan keuangan. Situasi saat ini bahkan bisa jadi lebih menantang bagi orang tua yang bekerja lantaran tingkat inflasi tahunan menurut BPS mencapai 4,35% pada Juni, tertinggi dalam lima tahun terakhir sejak 2017.
Delapan tips cerdas untuk melunasi utang yang menumpuk: Buat Daftar dan Ketahui Jumlah Utang, Cari Penghasilan Tambahan, Cari Dana Ekstra dari Aset yang Dimiliki, Bayar Utang dari Bunga yang Paling Tinggi, Minta Bantuan Profesional Financial Planner, Kurangi Pengeluaran, Bedakan Kebutuhan dan Keinginan, dan Jangan Ciptakan Utang Baru.