- Home
- Mom & Kids
Mom & Kids
Ladiestory.id - Media lifestyle wanita Indonesia seputar pola asuh anak, berita parenting terbaru, seks edukasi, tips & trik kesehatan buah hati sampai informasi brand anak-anak.
Berenang adalah salah satu olahraga yang menyenangkan untuk anak. Bahkan olahraga bisa dimulai sejak anak masih bayi saat berusia 3 bulan atau setelah mendapat persetujuan dari dokter. Water Safety sering menjadi alasan utama orang tua mencari les renang untuk anak-anak. Tetapi, di luar itu ada lebih banyak manfaat yang bisa didapatkan dari olahraga renang dalam mendukung tumbuh kembang anak. Dilansir dari Bear paddle anak-anak yang belajar berenang cenderung mengembangkan keterampilan motorik halus dan kasar lebih cepat daripada anak-anak yang tidak belajar berenang. Anak-anak yang belajar berenang sebelum berusia lima tahun memiliki keseimbangan yang lebih baik daripada anak-anak yang tidak bisa berenang. Mereka juga lebih baik dalam mewarnai bagian dalam garis dan menggunakan gunting untuk memotong kertas. Sungguh menakjubkan, bukan? Lantas apa saja manfaat berenang untuk tumbuh kembang seorang anak? Yuk, intip informasinya dibawah ini.
Jika dilakukan terlalu sering justru akan menimbulkan kecanduan gadget pada anak. Lalu, apa saja tanda-tanda kecanduan yang perlu diwaspadai orang tua dan cara penanganannya? Yuk, simak penjelasan berikut. Tanda-tanda Kecanduan Gadget, Beberapa tanda yang perlu orang tua waspadai seperti, lupa waktu saat bermain gadget, gelisah ketika tidak bermain gadget, durasi bermain gadget bertambah , kurang tertarik dengan aktivitas di luar rumah, berbohong pada orang tua terkait durasi bermain gadget. Dampak Kecanduan Gadget, layar gadget berdampak pada perubahan otak yang berfungsi untuk mengontrol proses emosi, atensi, kontrol kognitif hingga pembuatan keputusan. Selain itu, bagian otak yang mengembangkan perilaku empati dan kasih sayang terhadap orang lain atau disebut insula akan mengalami gangguan. Cara Penanganan Kecanduan Gadget, jadi contoh baik bagi anak, batasi penggunaan gadget., perbanyak kegiatan untuk anak diluar atau di dalam rumah, bersikap tegas. Kelima, lakukan pemeriksaan ke dokter bila anak sudah mengalami kecanduan gadget dan jangan memberikan gadget jika tidak perlu.
5 resep jitu step-parenting ala drama Korea “Remarriage and Desires”: 1. Utamakan Kenyamanan dan Kebutuhan Anak 2. Ajak Anak Hormati Orang Tua Kandungnya 3. Perlakukan Anak Sesuai Usianya 4. Jangan Paksakan Penerimaan Anak 5. Jadikan Anak sebagai Perekat Hubungan Orang tua
Empati adalah kemampuan untuk memahami kondisi dan perasaan orang lain, serta menggunakan pemahaman tersebut untuk memberikan respons yang sesuai. Empat strategi asah empati pada anak 1. bimbing anak untuk pahami emosi 2. ajak anak diskusi 3. Libatkan anak dalam kegiatan sosial 4. Ingat untuk pahami kondisi dan perasaan anak.
Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2022, Komunitas Zumba® yang terdiri dari instruktur berlisensi di Indonesia, yakni ZES, Zumba Jammers, dan ZIN™ bersatu menggelar acara Zumba® Community Charity Month for Indonesian Kids, sebuah kegiatan amal yang diinisiasikan oleh komunitas Zumba® di Indonesia.
Perilaku menyimpang sering terjadi pada anak-anak. Namun, jika sering terjadi secara terus-menerus akan memberikan dampak yang serius seperti perilaku antisosial masa kanak-kanak.
Bullying, artinya adalah penindasan dan perilaku tidak baik yang dilakukan secara berulang. Bullying sendiri tak hanya terjadi di kalangan orang dewasa namun sangat sering terjadi di kalangan para anak-anak, mulai dari anak kecil hingga remaja. Biasanya kasus bullying terhadap anak dilakukan disekolah oleh teman seusianya, karena jauh dari pantauan orang tua. Berikut hal yang para orang tua harus lakukan jika anak dibully oleh teman seusianya.
Sebagai upaya untuk mendukung pemerintah dalam percepatan penurunan angka stunting di Indonesia, Pusat Kesehatan dan Gizi Manusia, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada (PKGM, FK-KMK, UGM) yang didukung oleh Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia meluncurkan “4 Seri Buku Cegah Stunting” pada Rabu (27/07). Keempat buku ini dapat memberikan pemahaman pada masyarakat dalam mendukung upaya penurunan stunting di Indonesia sedini mungkin. Materi edukasi ini berisi tentang pentingnya peran keluarga dan komunitas hingga makanan pendamping yang sesuai dengan fase pertumbuhan anak.
Memarahi anak bukanlah sesuatu yang sama sekali tidak diperbolehkan. Memarahi anak dapat diterapkan jika mengetahui batas dan sambil menunjukan kasih sayang pada si kecil. Banyak sekali dampak yang timbul akibat orang tua sering memarahi anak bahkan membentak jika melakukan kesalahan.