Pengertian Dan Ciri-Ciri Sistem Pemerintahan Oligarki

Rabu, 18 Agustus 2021 | 05:06:00

Maria Nanda

Penulis : Maria Nanda

Pengertian Dan Ciri-Ciri Sistem Pemerintahan Oligarki

Foto: Ladiestory.id

Bentuk pemerintahan yang diterapkan oleh negara-negara di dunia ini berbeda-beda, tergantung pada siapa yang menjadi kepala negaranya. Sementara di dunia ini terdapat 9 bentuk pemerintahan, diantaranya monarki, tirani, aristokrasi, oligarki, demokrasi, teknokrasi, timokrasi, oklokrasi, plustokrasi.

Indonesia memiliki bentuk pemerintahan demokrasi, namun pada tahun 2020 media gempar memberitakan tentang Indonesia yang tengah di bawah kekuasaan oligarki. Sebenarnya, apa itu oligarki?

Pengertian Oligarki

Foto: Twitter/kemanapegii

 

Oligarki adalah sebuah struktur pemerintahan dimana kekuasaan berpusat hanya pada sekelompok orang. Seringkali golongan ini mengendalikan kekuasaan sesuai dengan kepentingan mereka sendiri.

Selain itu oligarki dapat diartikan sebagai pelaku yang menguasai dan mengendalikan secara masif dalam hal sumber daya material, yang digunakan untuk mempertahankan dan memperkaya diri sendiri, serta posisi ekslusif sosial.

Sedangkan Menurut seorang Profesor Jeffrey A Winters, oligarki dibagi menjadi dua dimensi. Dimensi pertama adalah oligarki memiliki kekuasaan besar secara sistematik walaupun memiliki status minoritas di dalam sebuah komunitas.

Lalu dimensi kedua oligarki punya dasar kekuasaan dan kekayaan material yang sangat sulit untuk diseimbangkan dan dipecah.

Sistem oligarki sering dijumpai pada sejarah pemerintahan kuno, semenjak periode 600 BCE. Kota-kota kecil Yunani. Disana menjadi salah satu tempat dimana oligarki berkembang dan diterima sebagai norma pada saat itu, contohnya kota Athena dan Sparta.

Ada juga kota Venesia pada abad ke-14 yang ekonomi dan politik kota-negaranya dikuasai oleh sekelompok bangsawan dengan sebutan ‘patricians’.

Oligarki Berbeda dengan Aristokrasi

Foto: Twitter/raihandirganta4

 

Aristokrasi merupakan kekuasaan dipegang oleh beberapa orang yang dianggap mempunyai peran utama dalam negara, misalnya cendekiawan. Salah satu negara yang menjalankan pemerintahan aristokrasi adalah Prancis sekitar tahun 1700-an.

Memang bentuk pemerintahan aristokrasi kerap disamakan dengan sistem pemerintahan oligarki, namun kenyataannya mereka berbeda. Pada intinya, yang berkuasa dalam pemerintahan aristokrasi adalah kaum bangsawan.

Walaupun aristokrasi juga dikendalikan oleh kelompok kecil orang, perbedaannya dengan oligarki dapat dilihat dari komitmen aristokrat untuk tidak menyalahgunakan wewenangnya dan memastikan bahwa rakyatnya hidup sejahtera.

Namun, aristokrasi juga dapat berubah menjadi oligarki apabila dipengaruhi oleh kelompok elitis bangsawan seperti penasehat-penasehat tinggi suatu kerajaan.

Ciri-Ciri Oligarki

Lalu apakah benar Indonesia tengah berada di bawah sistem pemerintahan oligarki? Simak ciri-ciri sistem pemerintahan oligarki sebagai berikut

Foto: Ladiestory.id

 

  • Tidak dapat dipisahkan antara uang dan kekuasaan

Ciri-ciri ini berfokus pada kekuasaan dan kekayaan yang mempengaruhi masalah politik, motivasi, dan kapasitas, bagi mereka yang memiliki kekuasaan dan uang. Tentunya kekuasaan dan uang tidak akan pernah dapat dipisahkan.

  • Kekuasaan dikendalikan hanya dengan kelompok kecil masyarakat

Pemerintahan dalam hal ini hanya dikuasai oleh kelompok kecil masyarakat yang memiliki uang, karena mereka akan sangat mudah masuk dalam pemerintahan hanya dengan punya kekayaan, kedudukan dan uang.

Hal ini pernah terjadi saat revolusi industri di Inggris. Orang kaya pada saat itu akan sangat mudah masuk ke dalam pemerintahan karena punya uang.

  • Tidak ada kesetaraan dan kesenjangan materi

Sistem pemerintahan oligarki akan menonjolkan orang kaya dibanding dengan kelompok lain yang tak punya materi. Hal ini biasanya bakal menimbulkan konflik sosial berkepanjangan di masyarakat. Inilah yang menyebabkan kemiskinan meningkat, sementara itu pemimpinnya semakin kaya.

  • Kekuasaan dipakai untuk mempertahankan kekayaan

Mempertahankan kekayaan adalah hal yang selalu dipikirkan oleh para penguasa atau pemimpin dalam sistem pemerintahan pligarki. Pasalnya, sistem ini menganut siapa yang punya uang dialah yang akan berkuasa, sehingga mempertahankan kekayaan wajib hukumnya agar tetap berkuasa.

Berdasarkan 4 ciri-ciri tersebut, apakah Indonesia tengah berada dalam sistem pemerintahan oligarki?