- Home
- Pencarian
“susu”
142 artikel ditemukan
Skripsi dimaksudkan agar mahasiswa mampu menulis suatu karya ilmiah sesuai dengan bidang ilmunya. Mahasiswa yang mampu menulis skripsi diasumsikan mampu menggabungkan pengetahuan dan keterampilannya untuk memahami, menganalisis dan menjelaskan masalah yang berkaitan dengan bidang keilmuan yang dipilihnya. Sayangnya, menyusun skripsi terkadang menjadi hal yang menakutkan bagi sebagian mahasiswa. Beberapa di antara mereka sering merasa kesulitan untuk menulis dan menyusun skripsi, serta menentukan isi dari tugas akhir kuliah ini. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa semester akhir untuk mengetahui cara membuat skripsi yang baik dan benar. Berikut beberapa tips yang dapat kamu terapkan dalam menyusun skripsi agar semakin cepat lulus kuliah.
Waktu menyusui yang direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia atau WHO adalah hingga anak berusia dua tahun. Namun, tidak jarang ada ibu yang menyusui anak hingga lebih dari dua tahun. Lantas, apakah hal ini normal? Menyusui lebih dari dua tahun tidak berbahaya, asalkan kebutuhan nutrisi anak terpenuhi. Namun, adakah dampak negatif dari menyusui lebih dari dua tahun?
Untuk dapat menyusui secara optimal, Ibu menyusui membutuhkan dukungan yang intensif. Namun penelitian terbaru dari Health Collaborative Center (HCC) menunjukkan, 6 dari 10 ibu menyusui merasa tidak bahagia menjalankan proses menyusui karena kurang mendapat dukungan. Dari hasil penelitian yang dilakukan Ray Wagiu Basrowi yang merupakan seorang dokter, peneliti dan pendiri HCC, dan associate researcher Bunga Pelangi, bahwa hanya 44% ibu menyusui merasa bahagia dalam menjalankan proses menyusui karena dukungan yang optimal.
Bayi berusia 0-6 bulan sangat memerlukan ASI untuk tumbuh kembang mereka. Namun, berbagai alasan membuat sang ibu enggan memberikan ASI. Sementara, diketahui memberikan ASI untuk anak tak hanya baik untuk si kecil. Namun, juga mampu mendatangkan kebaikan bagi sang ibu. Pasalnya, ada beberapa manfaat saat sang ibu memberikan ASI untuk anak. Sang ibu dapat terhindar dari berbagai penyakit hanya dengan memberikan ASI untuk anak.
Memiliki kulit ketiak yang bersih dan cerah memang selalu menjadi dambaan setiap wanita, namun kenyataannya kulit ketiak bisa menghitam dengan mudah jika tidak dirawat dengan baik,loh. Kulit ketiak hitam bisa saja disebabkan oleh bebrapa hal yakni penumpukkan pada sel kulit mati , mencukur dengan alat pencukur, serta keringat berlebih yang menempel pada kulit menyebabkan bakteri dengan mudah berkembang biak.
Salah satu tugas seorang ibu dalam merawat anak yang baru lahir adalah dengan memberikan ASI (Air Susu Ibu). ASI sangat penting bagi kesehatan dan tumbuh kembang sang buah hati di masa depan. Dengan pemberian ASI ekslusif, yaitu dari masa awal kelahiran bayi hingga 6-12 bulan bisa memberikan efek positif bagi perkembangan anak. Bertepatan dengan 1 Agustus yang dirayakan sebagai Hari ASI Sedunia, mari simak apa saja manfaat ASI bagi kesehatan bayi berikut ini.
Beberapa waktu lalu, festival musik tahunan “We The Fest 2022” akhirnya kembali dilaksanakan secara offline pada Agustus 2022, setelah sempat vakum karena kondisi buruk pandemi Covid-19. Membayar kerinduan para penonton selama 2 tahun, kali ini, salah satu festival musik terbesar di Indonesia ini pun akhirnya membagikan bocoran mengenai para musisi luar negeri yang akan turut menghebohkan panggung. Lewat unggahan di sejumlah media sosial resminya, We The Fest pun membuat heboh dengan mendatangkan Lee Chaerin alias CL. Mantan anggota girlband asal Korea Selatan, 2NE1 tersebut diketahui menyusul sejumlah musisi lain, seperti Jackson Wang dan Bag Raiders.
Keisya Levronka mengaku sakit hati, lantaran komentar menohok Ivan Gunawan di salah satu acara TV lewat cuitannya di Twitter. Setelah Ivan Gunawan alias Igun meminta maaf, Astrid Tiar yang saat itu menjadi MC tak ketinggalan turut menyampaikan permintaan maaf atas sikapnya kepada pelantun "Tak Ingin Usai" itu.
Saat baru melahirkan, kendala yang hampir setiap ibu alami adalah Asi yang tidak keluar. Penyebab ASI tidak keluar biasanya karena kualitas kolostrum yang tak baik. Saat produksi ASI tidak terlalu banyak kolostrum sangat kental dan sulit untuk dipompa.