- Home
- Pencarian
“stres”
141 artikel ditemukan
Memiliki rambut putih atau ubah setelah memasuki usia 40 tahun merupakan hal yang wajar terjadi. Namun, di zaman sekarang ini sudah banyak orang-orang yang belum memasuki usia 40 tahun tapi sudah memiliki uban.
Kebanyakan orang terbiasa memeriksa ponselnya terlebih dahulu sesaat setelah terbangun dari tidurnya. Alasannya bisa berbeda-beda, mulai dari memeriksa notifikasi terkait pekerjaan dan pesan pribadi hingga mengetahui seputar berita terkini.
Seorang perfeksionis biasanya ingin segala sesuatu terlihat sempurna, mereka juga cenderung memiliki motivasi yang tinggi untuk mencapai tujuan yang sangat menantang. Ketika bertemu dengan sikap positif, perfeksionisme dapat menjadi katalisator bagi pengembangan pribadi dan profesional, berkontribusi terhadap kehidupan yang seimbang dan menyenangkan.
Banyak pikiran hingga stres dapat menyebabkan berbagai macam masalah seperti kurang fokus, hipertensi hingga diabetes lho. Namun bagaimana bisa ketika sedang stres justru dapat menyebabkan penyakit gula? Melansir dari Healthline Online, saat sedang stres tubuh akan melepaskan hormon yang menyebabkan kadar glukosa darah meningkat. Hal ini dapat menyebabkan gejala buruk pada orang yang sebelumnya belum pernah terkena diabetes maupun sudah.
Beberapa gejala umum dari kecemasan adalah adanya peningkatan detak jantung, ritme napas yang cepat, kegelisahan dan kesulitan konsentrasi. Kecemasan yang tidak terkendali dapat berdampak besar pada kualitas hidup. Untuk menguranginya kamu bisa lakukan enam hal berikut.
Salah satu organ tubuh yang terpengaruh dengan perubahan mood adalah kulit. Dilansir dari Everyday Health Online, suasana hati yang buruk dapat menyebabkan timbulnya jerawat dan memperburuk kondisi eksim dan psoriasis.
Rasa stres yang dialami seseorang merupakan hal yang sangat normal dan wajar terjadi apabila seseorang mengalami tekanan. Stres bisa terjadi karena beberapa kondisi, mulai dari hubungan keluarga, pasangan, pekerjaan, hingga masalah finansial.
Dan merasa gatal saat stress rupanya adalah hal yang wajar, dan ada penjelasan medisnya. Bukan tanpa alasan, saat merasa stress hormon-hormon yang ada pada tubuh meningkat.
Denise Chariesta kini tengah disibukkan dengan aktivitasnya menjadi seorang ibu baru. Diketahui, Denise Chariesta telah melahirkan bayi berjenis kelamin laki-laki pada 11 November 2023 lalu. Baru-baru ini, melalui unggahan di laman media sosial Instagram-nya, Denise Chariesta mengaku tengah merasa gelisah dan stres lantaran berat badan sang bayi mengalami penurunan.