- Home
- Health
Health
Ladiestory.id - Media lifestyle wanita Indonesia seputar kesehatan dan kebugaran, tips & trik, pola hidup sehat selebriti, olahraga, makanan sehat sampai tren diet.
Manfaat kolang-kaling bagi kesehatan 1. Turunkan Berat Badan 2. Atasi Masalah Pencernaan 3. Hilangkan Gatal 4. Cegah Osteoporosis 5. Tingkatkan Imunitas.
Penyakit tuberkulosis atau TBC terus menghantui masyarakat termasuk di Indonesia. World Health Organization (WHO) mengungkapkan bahwa kasus TB menyebabkan 1,5 juta kematian di dunia. Angka ini tentu sangat mengkhawatirkan mengingat penyakit TBC sangat mudah menular. Ketika seseorang menderita TBC, percikan air ludah (droplet) yang keluar saat batuk dan bersin, menjadi ancaman bagi orang sekitarnya. Bila droplet tersebut terhirup orang lain, maka penularan dapat terjadi.
Selain covid-19, masalah tuberkulosis atau TB juga mengancam kesehatan masyarakat di Indonesia. Penyakit yang disebabkan infeksi bakteri ini menyumbang angka kematian tertinggi di Indonesia. Dikutip dari laman Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, kasus TB di Indonesia mencapai 301 kasus insidens per 100 ribu penduduk. Sementara angka kematiannya mencapai 34 orang per 100 ribu penduduk.
Kemunculan Covid-19 subvarian XBB kini menjadi perhatian bagi pakar kesehatan di seluruh dunia, sebab penyebarannya yang cepat dan tidak mudah terdeteksi. Subvarian XBB juga disebut mampu menghindari kekebalan tubuh yang dibentuk dari vaksin maupun infeksi sebelumnya. Lalu, seperti apa lima gejala Covid-19 subvarian XBB yang wajib kamu tahu. Yuk, simak!
Bagi para bumil yang memiliki intoleransi terhadap laktosa atau alergi susu sapi, maka tidak ada salahnya mencoba susu almond sebagai kebutuhan asupan nutrisi seimbang ibu dan janin. Untuk lebih lanjut, berikut 7 manfaat yang bisa ibu hamil dapatkan dari mengonsumsi susu almond yang telah terangkum berikut ini.
Risiko infeksi di fasilitas pelayanan kesehatan, yang biasa dikenal dengan Healthcare Associated Infections (HAIs) atau infeksi nosokomial, telah menimbulkan kekhawatiran di seluruh dunia. Dalam studi yang dilakukan oleh WHO, frekuensi infeksi nosokomial tertinggi dilaporkan dari rumah sakit-rumah sakit di wilayah Mediterania Timur (11,8%) diikuti oleh Asia Tenggara termasuk Indonesia sebesar 10%. Signify (Euronext: LIGHT), pemimpin dunia di bidang pencahayaan, menyelenggarakan Thought Leadership Forum, berjudul “UV-C Air Disinfection: Mencegah dan Mengendalikan Risiko Infeksi yang Ditularkan Melalui Udara di Fasilitas Pelayanan Kesehatan”.
Di musim pancaroba, penyakit batuk dan pilek sering kali muncul. Hal ini tentu bukan sesuatu yang jarang ditemui sehingga seringkali dianggap biasa saja bagi sebagian orang. Namun bagaimana jika bersamaan dengan varian XBB covid-19 muncul? Tentu memberikan kekhawatiran tersendiri bagi masyarakat. Jaka Pradita, dokter spesialis paru, mengungkapkan, di musim pancaroba, virus memang berkembang semakin banyak. Sehingga banyak masyarakat terkena sakit batuk dan pilek.
Subvarian omicron, XBB, yang menyebabkan covid-19 telah terdeteksi di Indonesia beberapa waktu lalu yang diungkapkan oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin. Hal ini ditemukan pada perempuan 29 tahun yang baru pulang dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Ditemui oleh Ladiestory.id di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (25/10/2022), dokter spesialis paru, Jaka Pradita, mengungkapkan bahwa varian XBB sejauh ini masih menunjukkan gejala ringan. Meski begitu ia belum bisa memprediksi apakah dapat menjadi lebih berat dan berisiko.
Varian baru virus covid-19, XBB, merupakan mutasi dari omicron. Meski begitu, varian ini bisa saja "terlewatkan" oleh daya tahan tubuh masyarakat sehingga dapat menyebabkan gejala. Hal tersebut diungkapkan oleh dokter spesialis paru, Jaka Pradita, yang ditemui Ladiestory.id di kawasan Senayan, Selasa (25/10/2022).