- Home
- Health
Health
Ladiestory.id - Media lifestyle wanita Indonesia seputar kesehatan dan kebugaran, tips & trik, pola hidup sehat selebriti, olahraga, makanan sehat sampai tren diet.
Anemia atau kurang darah merupakan suatu penyakit kekurangan sel darah merah yang sehat. Penyakit ini diakibatkan karena tubuh tidak memiliki cukup oksigen sehingga membuat penderita menjadi pucat.
Cukup banyak pasangan yang sudah lama menikah namun belum diberikan keturunan. Salah satu penyebabnya lantaran adanya ketidaksuburan. Kondisi ini bisa dialami oleh pria maupun perempuan atau bahkan keduanya. Namun, untuk memastikan siapa yang tidak subur perlu diagnosis dari dokter ahli.
Saat lebaran pasti Kamu akan mengonsumsi banyak makanan, tidak hanya makanan bersantan tetapi makanan yang manis juga. Misalnya seperti kue lebaran, minuman manis, opor ayam, bahkan rendang. Makanan ini pasti menjadi ciri khas untuk perayaan hari raya.
Lebaran identik dengan menyantap banyak hidangan, dari yang berat hingga camilan. Namun, kebiasaan saat makan lebaran dapat bisa mengancam kesehatan.
Makanan bersantan dapat menambah cita rasa gurih. Namun, makanan tersebut memiliki risiko yang kurang baik jika dikonsumsi dengan berlebihan. Ini beberapa tanda kenaikan kolesterol yang perlu diperhatikan usai menyantap aneka masakan khas lebaran.
mengonsumsi daging dalam jumlah yang berlebihan justru dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Pasalnya, daging banyak mengandung lemak jenuh yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan kanker. Nah, selain dua penyakit tadi, berikut beberapa risiko jika Kamu terlalu banyak makan daging.
Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) mengimbau masyarakat agar waspada akan kemunculan penyakit hepatitis misterius yang menyerang anak-anak. Pasalnya, tiga pasien anak yang dirawat di RSUPN Dr. Ciptomangunkusumo (RSCM) Jakarta dengan dugaan hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya meninggal dunia.
Jika sebelumnya dianjurkan untuk melakukan vaksin dosis 1 dan 2, kini pemerintah menganjurkan masyarakat untuk segera mendapatkan vaksin booster Covid-19. Hal ini mengingat beberapa waktu lalu muncul varian virus baru yang karakteristiknya belum diketahui secara pasti. Apa alasan harus melakukan vaksin booster?
Tuberkulosis (TB) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) merupakan penyakit yang saling terkait. Jika seseorang yang sebelumnya memiliki bakteri TB tetapi kemudian terinfeksi HIV, maka HIV akan menurunkan daya tahan tubuhnya dan kuman TB yang ada sebelumnya pun bisa aktif. TB merupakan Infeksi Oportunistik (IO) yang terbanyak diderita ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS), dan penyakit TB merupakan penyebab terbanyak kematian pada ODHA. Pengendalian TB tidak akan berhasil dengan baik tanpa keberhasilan pengendalian HIV, begitu pula sebaliknya.